INFOTREN.ID - Siapa sangka, di balik viralnya es gabus yang dituduh mengandung spons, tersimpan kisah seorang pedagang kecil dan pabrik rumahan yang penuh perjuangan? Yuk, kita telusuri lebih dalam!
Awal Mula Kontroversi: Laporan Warga yang Menghebohkan
Semua bermula dari laporan seorang warga Kemayoran, Jakarta Pusat, yang curiga es gabus yang dijual oleh Suderajat (49) mengandung Polyurethane Foam (PU Foam), atau yang lebih dikenal sebagai spons. Laporan ini langsung viral dan membuat geger jagat maya.
Penampakan Pabrik Es Gabus: Lebih Sederhana dari yang Dibayangkan
Lokasi yang diduga menjadi tempat produksi es gabus tersebut terletak di sebuah rumah kontrakan sederhana di Jalan H. Usman, Kecamatan Pancoran Mas, Kota Depok, pabrik ini jauh dari kesan mewah atau modern.
"Pabrik rumahan itu merupakan sebuah rumah kontrakan bercat biru tua. Pagar besinya tampak terbuka, memperlihatkan sejumlah peralatan produksi es gabus yang diletakkan di teras rumah," demikian laporan yang dilansir dari Kompas.com (29/1).
Terlihat baskom-baskom berisi cetakan es berwarna-warni, keranjang persegi yang ditumpuk, dan beberapa tas boks kosong. Namun, saat tim tiba, tidak ada aktivitas produksi yang berlangsung.

Barang-barang produksi es gabus di pabrik rumahan tempat distributor Suderajat (49), pedagang yang dituduh aparat, Pancoran Mas, Kota Depok, Kamis 29 Januari 2026 (Foto KOMPAS.com/Dinda Aulia Ramadhanty)


