INFOTREN.ID - Nada suaranya meninggi. Tatapannya tajam. Kalimatnya tegas tanpa basa-basi. Dalam sekejap, ruang rapat Komisi III DPR RI yang biasanya formal mendadak tegang. Publik pun bertanya-tanya: siapakah sebenarnya Safaruddin, sosok yang berani menyemprot Kapolres Sleman di hadapan wakil rakyat dan kamera nasional?
Sosok di Balik Nama: Safaruddin Bukan Figur Biasa
Safaruddin bukan politisi karbitan. Ia adalah purnawirawan perwira tinggi Polri dengan pangkat Inspektur Jenderal Polisi, yang menghabiskan sebagian besar hidupnya di dunia kepolisian sebelum akhirnya menapaki jalur politik nasional.
Dilansir dari Tirto ID (29/1) Safaruddin lahir di Sengkang, Sulawesi Selatan, pada 10 Februari 1960, Safaruddin dikenal sebagai aparat yang meniti karier dari bawah. Puluhan tahun ia bertugas di berbagai daerah dan posisi strategis, hingga mencapai jabatan puncak sebagai Kepala Kepolisian Daerah Kalimantan Timur.
Karier Panjang di Polri: Dari Intelijen hingga Kapolda
Dalam catatan pengabdiannya, Safaruddin pernah menduduki sejumlah jabatan penting di tubuh Polri. Ia dikenal memiliki latar belakang kuat di bidang intelijen dan pengamanan, serta pengalaman memimpin wilayah dengan dinamika keamanan yang kompleks.
Sebagai Kapolda Kalimantan Timur, ia menangani beragam persoalan hukum dan sosial di daerah yang menjadi salah satu pusat ekonomi strategis nasional. Pengalaman inilah yang membentuk gaya kepemimpinannya: tegas, lugas, dan berorientasi pada substansi hukum, bukan sekadar prosedur.

Anggota Komisi III DPR Irjen (purn) Safaruddin mencecar Kapolres Sleman Kombes Pol Edy Setyanto Erning Wibowo terkait penanganan kasus Hogi Minaya, dalam rapat Komisi III DPR, Rabu 28 Januari 2026. (Foto via Kompas.com)


