Infotren - Pemerintah resmi merilis daftar terbaru produsen minyak dan gas bumi terbesar di Indonesia. Daftar ini mencerminkan perubahan peta kekuatan pelaku usaha di sektor energi nasional.
PT Pertamina Hulu Energi (PHE) masih memimpin sebagai produsen migas terbesar dengan kontribusi dominan. Perusahaan ini terus memperluas wilayah kerja dan meningkatkan efisiensi eksplorasi.
Di posisi kedua, Medco Energi berhasil mempertahankan kinerja produksi yang stabil meski tantangan harga komoditas global. Perusahaan swasta nasional ini memperkuat posisinya lewat akuisisi dan optimalisasi aset.
Chevron dan BP menempati posisi penting dalam daftar berkat produksi gas bumi dari proyek-proyek besar di Kalimantan dan Papua. Kedua perusahaan asing tersebut menunjukkan komitmen investasi jangka panjang di Indonesia.
Beberapa kontraktor kontrak kerja sama (KKKS) lainnya seperti ExxonMobil dan ENI juga masuk dalam 10 besar. Kehadiran mereka menunjukkan keberagaman aktor dalam sektor migas Indonesia.
Daftar ini disusun berdasarkan volume lifting minyak dan gas per hari yang dicatat oleh SKK Migas. Data tersebut menjadi acuan dalam menilai kontribusi nyata setiap perusahaan terhadap ketahanan energi nasional.
Pemerintah berharap dengan adanya daftar ini, transparansi dan daya saing sektor migas dapat terus meningkat. Selain itu, produsen lokal diharapkan mampu bersaing dan mengambil peran lebih besar dalam memenuhi kebutuhan energi nasional.


