BisnisMarket- Tarsin, seorang nelayan Bayaran yang mengklaim sebagai perwakilan kelompok nelayan di Kabupaten Tangerang, menyampaikan dukungannya terhadap pembangunan Pagar Laut Aguan yang saat ini tengah menjadi perbincangan hangat di masyarakat. 

Dalam keterangannya, Tarsin mengungkapkan sejumlah pandangan mengenai isu ini dan mengkritik pihak-pihak yang dianggapnya membawa narasi negatif dari luar komunitas.

“Kami sebagai warga Tangerang Utara yang bekerja sebagai nelayan merasa nyaman-nyaman saja selama ini. Tapi kok ada orang luar yang malah membuat berita yang memecah belah kami? Mereka jelek-jelekin kami tanpa tahu kondisi sebenarnya,” ujar Tarsin dalam forum diskusi bersama warga, Sdbtu (11/1).

Menurut Tarsin, pihak luar yang berbicara soal isu pemagaran laut tidak memahami situasi yang sebenarnya terjadi. 

“Ini sebenarnya siapa yang lebih tahu soal kami? Orang luar atau kami sendiri yang setiap hari hidup dan bekerja di sini? Kalau rumah kami jelek atau bagus, yang tahu itu ya kami, bukan mereka,” tegasnya.

iklan sidebar-1

Lebih lanjut, ia juga menyampaikan bahwa pembangunan pagar laut justru menjadi langkah positif bagi kelestarian ekosistem.

 Ia menekankan pentingnya fokus pada manfaat proyek tersebut dibandingkan menyebarkan kabar yang menyesatkan.

“Pagar laut itu bukan untuk memagari laut secara harfiah, tetapi menjadi media tanam untuk mendukung tumbuhnya tanaman bambu di tengah laut. Ini baik untuk ekosistem dan keberlanjutan nelayan. Teman-teman di sini semua setuju,” jelasnya.

Tarsin menyoroti bahwa isu pemagaran laut sempat dipolitisasi sehingga merugikan masyarakat lokal. Ia meminta agar pihak-pihak tertentu tidak membawa agenda politik ke dalam kehidupan nelayan yang selama ini sudah damai.