Infotren.id - Istri Menteri Koperasi dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Republik Indonesia, Agustina Hastarini atau yang akrab disapa Tina Astari tengah menjadi sorotan publik. Nama Tina ramai diperbincangkan usai beredarnya surat berkop resmi Kementerian UMKM yang isinya meminta pendampingan untuk dirinya selama mengikuti kegiatan di sejumlah negara Eropa. 

Surat yang diduga berasal dari Tina Astari tersebut memicu kontroversi karena publik mempertanyakan, apakah pantas seorang istri menteri mendapatkan fasilitas negara untuk perjalanan ke luar negeri yang disebut-sebut berkedok "misi budaya".

Dalam surat yang viral di media sosial, tertulis bahwa Tina Astari akan mengunjungi beberapa kota besar di Eropa, di antaranya Istanbul, Pomorie, Sofia, Amsterdam, Brussels, Paris, Lucerne, dan Milan. 

Perjalanan itu disebut berlangsung sejak 30 Juni hingga 14 Juli 2025, dan surat tersebut juga meminta perwakilan diplomatik Indonesia di negara-negara tersebut untuk memberikan pendampingan kepada istri Menteri UMKM selama kegiatan berlangsung.

Saat dikonfirmasi, Menteri UMKM Maman Abdurrahman, yang tak lain adalah suami Tina Astari, membantah keras adanya permintaan fasilitas negara untuk istrinya. "Tidak benar itu, jahat banget yang buat fitnah seperti itu," ujarnya kepada awak media.

iklan sidebar-1


Profil dan Perjalanan Karier Tina Astari
Tina Astari lahir di Jakarta pada 19 Agustus 1979. Dari pernikahannya dengan Maman Abdurrahman, pasangan ini telah dikaruniai dua orang anak, yakni seorang putra dan seorang putri. Meski kini dikenal sebagai istri pejabat publik, Tina juga memiliki kiprah yang cukup aktif di dunia usaha dan organisasi.

Ia merupakan pendiri dua brand yang bergerak di sektor kecantikan dan kesehatan, yaitu Larina, produk kecantikan, dan Freshop Horia, yang bergerak di bidang produk kesehatan. 

Selain aktif di dunia bisnis, Tina juga memegang beberapa jabatan organisasi, di antaranya sebagai Penasihat Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kementerian UMKM, organisasi yang biasa mewadahi para istri pejabat di lingkungan kementerian.

Tak hanya itu, Tina juga dikenal sebagai Ketua Bidang Kemitraan Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas), sebuah lembaga yang fokus mengembangkan industri kerajinan di Indonesia.