Infotren.id - Pernikahan putra sulung Dedi Mulyadi, Maula Akbar, dengan Wakil Bupati Garut, Putri Karlina, sempat menjadi perbincangan hangat publik. Diselenggarakan secara megah di Pendopo Garut, pesta rakyat ini tak hanya menyuguhkan kisah cinta dan simbolisme kultural, tetapi juga menampilkan panggung politik yang penuh pesan tersirat. Namun, di balik kemeriahan tersebut, ada satu sosok yang justru mencuri perhatian karena ketidakhadirannya Ambu Anne Ratna Mustika.

Ambu Anne bukanlah sosok asing dalam kehidupan Maula Akbar. Meski bukan ibu kandung, ia adalah ibu sambung yang telah merawat dan mendampingi Maula selama hampir dua dekade sejak menikah dengan Dedi Mulyadi. Perannya dalam membesarkan Maula tak bisa dipandang sebelah mata. 

Maka dari itu, ketidakhadiran Ambu Anne di momen penting seperti pernikahan sang anak sambung memunculkan berbagai tanda tanya di kalangan publik.

Padahal, dalam kultur keluarga Indonesia, terutama di kalangan tokoh publik, kehadiran orang tua pada acara sakral seperti pernikahan menjadi simbol restu, dukungan, dan rekonsiliasi keluarga. 

Namun absennya Ambu Anne justru menjadi penanda adanya retakan yang lebih dalam dari sekadar perpisahan hukum. Publik berspekulasi bahwa relasi antara Dedi Mulyadi dan Anne Ratna Mustika belum benar-benar pulih pasca perceraian mereka beberapa waktu lalu.

iklan sidebar-1

Sebagaimana diketahui, Dedi Mulyadi dan Anne resmi bercerai setelah menjalani proses persidangan yang cukup panjang dan menyita perhatian masyarakat. Dalam perceraian tersebut, tak sedikit yang menyayangkan perpisahan dua sosok publik yang sebelumnya dikenal harmonis dan saling mendukung karier politik satu sama lain. 

Perceraian itu tak hanya memisahkan rumah tangga, tetapi juga menimbulkan dampak emosional dalam lingkar keluarga besar mereka, termasuk hubungan dengan anak-anak sambung.

Ketidakhadiran Anne pun memicu pertanyaan, apakah hubungan ibu-anak sambung itu telah benar-benar berakhir seiring retaknya rumah tangga orang tua? 

Namun di sisi lain, kehadiran adik Maula, Nyi Hyang Sukma Ayu Mulyadi, anak kedua dari pernikahan Dedi dan Anne menjadi warna tersendiri dalam momentum tersebut.