INFOTREN.ID— Aktivitas memancing yang lazim dilakukan warga di sepanjang bantaran sungai berubah menjadi tragedi pada Jumat malam. Seorang pria berusia 37 tahun dilaporkan hilang setelah terseret arus deras Tukad Badung saat memancing di kawasan Jalan Hasanudin, Denpasar.
Korban diketahui bernama Surya Fajar Irawan, warga Kesiman Petilan, Denpasar Timur. Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 19.00 Wita, saat kondisi sungai tengah berarus kuat usai hujan di wilayah hulu.
Menurut keterangan warga yang berada tidak jauh dari lokasi, Surya sempat terlihat memancing di tepi sungai sebelum tiba-tiba kehilangan keseimbangan dan terseret arus. Saksi mata berupaya melakukan pencarian secara mandiri, namun derasnya aliran air membuat upaya tersebut tidak membuahkan hasil.
Laporan resmi baru diterima Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar keesokan harinya, Sabtu siang. Informasi awal disampaikan oleh Direktorat Samapta Polda Bali, yang kemudian ditindaklanjuti dengan pengerahan tim ke lokasi kejadian.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar, I Nyoman Sidakarya, mengatakan sebanyak sepuluh personel SAR langsung diberangkatkan setelah laporan diterima. Tim tiba di lokasi sekitar satu jam kemudian dan segera berkoordinasi dengan unsur gabungan yang telah lebih dulu berada di lapangan.
“Setelah tiba, kami langsung membagi tim menjadi tiga Search and Rescue Unit untuk menyisir aliran sungai,” ujar Sidakarya.
Penyisiran dilakukan menyusuri Tukad Badung dari titik awal korban dilaporkan hilang hingga ke arah hilir. Area pencarian mencakup kawasan Pulau Buru, Taman Pancing, hingga Dam Buagan, dengan total panjang lintasan sekitar empat kilometer.
Hingga Sabtu sore, upaya pencarian masih berlangsung. Tim SAR memaksimalkan potensi yang ada, sembari menyesuaikan strategi dengan kondisi arus dan visibilitas sungai.
Dalam operasi ini, sejumlah unsur dilibatkan, mulai dari Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar, Dit Samapta Polda Bali, Kodim 1611/Denpasar, Polsek Denpasar Barat, hingga Polresta Denpasar. Selain itu, berbagai organisasi relawan dan potensi SAR turut bergabung bersama masyarakat setempat.


