Infotren.id - Penyakit kanker payudara masih menjadi salah satu penyakit yang paling ditakuti kaum perempuan di seluruh dunia, termasuk di Indonesia. Berdasarkan data kesehatan, angka kejadian kanker payudara terus meningkat dari tahun ke tahun, bahkan menjadi penyebab kematian nomor satu pada wanita. 

Selain faktor genetik, gaya hidup dan pola makan ternyata memiliki peranan besar dalam meningkatkan risiko penyakit ini. Salah satu faktor pemicu  yang sering kali tidak disadari adalah konsumsi makanan tertentu yang dapat memicu perkembangan kanker payudara.

Berikut adalah deretan makanan yang sebaiknya dihindari atau dibatasi untuk menjaga kesehatan tubuh dan menurunkan risiko terkena kanker payudara:


1. Daging Merah
Daging merah seperti sapi dan kambing memang kaya protein, namun mengandung lemak jenuh dan kolesterol jahat yang lebih tinggi dibandingkan daging putih seperti ayam atau ikan. Konsumsi berlebihan dalam jangka panjang dapat meningkatkan kadar lemak tubuh dan risiko obesitas. Obesitas sendiri diketahui berhubungan dengan tingginya kadar hormon estrogen, yang dapat memicu pertumbuhan sel kanker payudara.


2. Gula Berlebih
Meskipun bukan penyebab langsung kanker payudara, gula berlebih dapat memicu kenaikan berat badan hingga obesitas. Selain itu, kadar gula tinggi dalam tubuh bisa menyebabkan resistensi insulin. Kondisi ini membuat tubuh menghasilkan lebih banyak hormon estrogen dan androgen yang berperan dalam memicu kanker payudara. Minuman manis kemasan, kue, dan camilan tinggi gula sebaiknya mulai dibatasi.

iklan sidebar-1


3. Makanan Dibakar atau Dipanggang
Siapa yang tidak suka ayam atau daging bakar? Sayangnya, makanan yang dipanggang atau dibakar pada suhu tinggi dalam waktu lama dapat menghasilkan senyawa berbahaya seperti HCA (Heterocyclic Amines) dan PAH (Polycyclic Aromatic Hydrocarbons). Kedua zat ini termasuk karsinogen, yaitu zat pemicu kanker. Mengonsumsi makanan seperti ini secara rutin bisa meningkatkan risiko kanker, termasuk kanker payudara.


4. Makanan Kalengan
Makanan kalengan biasanya mengandung pengawet, garam, dan bahan kimia tambahan lain yang kurang baik untuk kesehatan. Selain itu, sebagian kemasan kaleng mengandung BPA (Bisphenol-A), yaitu zat kimia yang dapat mengganggu hormon dalam tubuh. Ketidakseimbangan hormon akibat paparan BPA dikaitkan dengan meningkatnya risiko kanker payudara.


5. Makanan Olahan dan Cepat Saji
Sosis, nugget, ham, dan berbagai makanan cepat saji umumnya mengandung bahan pengawet, natrium tinggi, serta lemak trans. Zat-zat ini dapat memicu peradangan dalam tubuh, merusak sel sehat, serta meningkatkan risiko terjadinya kanker. Konsumsi berlebihan juga berkontribusi pada obesitas yang kembali memperbesar peluang terjadinya kanker payudara.


6. Minuman Beralkohol
Berbagai penelitian menunjukkan bahwa alkohol dapat meningkatkan kadar estrogen dalam tubuh. Semakin tinggi konsumsi alkohol, semakin besar pula risiko terkena kanker payudara. Bahkan, konsumsi alkohol dalam jumlah kecil pun tetap berpotensi meningkatkan risiko.