Infotren.id - Sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan, lima siswa kelas 5 SD Binus School Simprug yang tergabung dalam kelompol Ocean Savers melakukan aksi nyata.

Aksi nyata itu mereka lakukan dalam proyek Primary Years Programme (PYP) Project Action Plan. Proyek ini berfokus pada pencegahan polusi laut melalui wawancara dengan organisasi non-pemerintah (NGO) dan aksi konservasi lingkungan.

Kelima siswa SD Binus School Simprug ini melakukan wawancara dengan Divers Clean Action, sebuah NGO yang bergerak di bidang konservasi laut.

“Kita wawancara Divers Clean Action dari NGO soal action plan terkait mengatasi atau mencegah polusi laut,” ujar Anderson, Caleb, Darren, Mila, dan Kate saat ditemui di kawasan Pantai Indah Kapuk, Jakarta Utara beberapa waktu lalu.

Selain mendapatkan wawasan tentang polusi laut dan solusi perihal konservasi, para siswa jug mempelajari tentang pentingnya hutan mangrove. Kelimanya ikut serta dalam kegiatan penanaman pohon bakau yang memiliki peran besar dalam menjaga keseimbangan ekosistem laut.

iklan sidebar-1

“Di sini kita juga belajar cara konservasi laut melalui menanam pohon bakau yang dapat menjaga dan meningkatkan kelestarian laut,” ucap para siswa.

Selain itu, para siswa juga melaksanakan penggalangan dana di sekolah guna mendukung kegiatan penanaman mangrove. Hal ini mendapatkan apresiasi dari guru para siswa tersebut.

“Tujuan diadakan kegiatan ini adalah supaya murid-murid dapat belajar berbagai cara mengatasi polusi laut dan konservasi alam, terutama konservasi laut,” ujar perwakilan guru dari Binus School Simprug.

Murid-murid Ocean Savers juga menyampaikan rasa terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung aksi mereka.