INFOTREN.ID - Dua merek asal Asia Tenggara, tepatnya berasal dari Indonesia Traveloka dan J&T Express, berhasil mencatatkan prestasi membanggakan dengan masuk dalam daftar 50 merek teratas di kawasan Asia Tenggara. Dalam laporan terbaru yang dirilis oleh Campaign Asia-Pacific, Traveloka menduduki posisi ke-19, sementara J&T Express menempati peringkat ke-23.
Kedua merek ini menjadi wakil dari sektor aplikasi perjalanan dan layanan pengiriman barang yang mampu bersaing di tengah dominasi merek global dan regional lainnya. Pencapaian ini menunjukkan tingginya tingkat kepercayaan dan popularitas mereka di kalangan konsumen Asia Tenggara.
Dalam survei tersebut, Samsung dinobatkan sebagai merek paling populer di kawasan, disusul oleh Shopee di posisi kedua dan Toyota di tempat ketiga. Laporan ini memberikan gambaran menyeluruh mengenai preferensi konsumen terhadap berbagai merek lintas sektor, mulai dari elektronik, otomotif, e-commerce, hingga gaya hidup.
Menurut Campaign Asia-Pacific, pemeringkatan ini disusun berdasarkan survei menyeluruh yang melibatkan lebih dari 10.000 responden dari enam negara di Asia Tenggara, yaitu Indonesia, Thailand, Filipina, Malaysia, Vietnam, dan Singapura. Survei tersebut mencakup total 623 merek dari 10 sektor industri berbeda.
Untuk bisa masuk dalam daftar 50 besar, sebuah merek harus memiliki kehadiran minimal di tiga dari enam pasar yang disurvei. Selain itu, penilaian dilakukan berdasarkan sembilan atribut merek, yakni kesadaran merek, keputusan pembelian, kualitas produk atau layanan, tingkat rekomendasi (advokasi), pengalaman saat membeli, pengalaman sebagai pelanggan, titik sentuh merek, inovasi, serta loyalitas konsumen.
Beberapa nama besar yang masuk dalam daftar tersebut antara lain YouTube,Starbucks, Netflix, Apple, Nike, McDonald’s, Adidas, Grab, dan TikTok. Tidak hanya merek-merek asal Amerika dan Eropa, merek-merek Asia seperti Lazada, Honda, dan Singapore Airlines juga menunjukkan dominasi kuat di pasar regional.
Kehadiran Traveloka dan J&T Express dalam daftar ini menjadi bukti bahwa merek lokal mampu bersaing dengan brand internasional di kancah Asia Tenggara. Keduanya telah menunjukkan kapabilitas dalam membangun kepercayaan, pengalaman pelanggan yang positif, serta inovasi yang relevan dengan kebutuhan pasar masa kini.(*)


