INFOTREN.ID - Pernahkah kamu bertanya-tanya, siapa sebenarnya yang merajai bisnis pesan antar makanan online di kawasan Asia Tenggara? Di balik kemudahan memesan makanan lewat aplikasi, ada persaingan sengit yang melibatkan pemain-pemain besar dengan strategi masing-masing. Siapakah yang berhasil mencuri hati konsumen dan mendominasi pasar? Temukan jawabannya sekarang!
Grab Masih Jadi Jagoan, Tapi...
Berdasarkan laporan terbaru dari Momentum Works dilansir dari Bloomberg Tehcnoz (29/1), Grab Holdings Ltd. masih memegang tampuk kepemimpinan dalam bisnis jasa antar makanan online di ASEAN. Wilayah kekuasaannya meliputi Singapura, Indonesia, Malaysia, Thailand, Vietnam, dan Filipina.
"Sepanjang 2025 pangsa pasar unit bisnis food-delivery Grab ini bahkan naik menjadi 55 persen dibandingkan 53,8 persen secara yoy," tulis laporan tersebut. Angka ini menunjukkan bahwa Grab berhasil mempertahankan posisinya sebagai yang teratas, bahkan mengalami peningkatan pangsa pasar.
ShopeeFood Diam-Diam Mengancam!
Namun, kejutan datang dari ShopeeFood! Platform e-commerce raksasa ini berhasil menggeser posisi FoodPanda dan menempati peringkat kedua dalam hal pangsa pasar berdasarkan nilai total transaksi penjualan barang (Gross Merchandise Value/GMV). Ini membuktikan bahwa ShopeeFood bukan hanya sekadar pemain sampingan, tetapi pesaing serius yang patut diwaspadai.
Indonesia Jadi Lumbung Cuan Bisnis Antar Makanan
Layanan food-delivery di kawasan ASEAN mencatatkan angka yang fantastis, yaitu US$22,7 miliar atau tumbuh 18 persen yoy. Dari angka tersebut, Indonesia memberikan kontribusi terbesar, mencapai 28,19 persen atau setara dengan US$6,4 miliar di tahun 2025. Ini menunjukkan bahwa Indonesia adalah pasar yang sangat potensial bagi bisnis antar makanan online.


