INFOTREN.ID - Pernahkah kamu merasa bimbang dengan jalan hidupmu? Cinta tak berbalas, rezeki seret, atau masalah keluarga yang tak kunjung usai? Di tengah hiruk pikuk Jakarta, ternyata ada tempat yang menawarkan lebih dari sekadar jawaban: Kota Tua, tempat para tukang ramal garis tangan membuka diri sebagai pendengar setia dan penasihat kehidupan.

Lebih dari Sekadar Peramal: Tempat Curhat Warga Urban

Di antara bangunan-bangunan kuno yang menyimpan sejarah panjang, para tukang ramal ini menawarkan jasa yang unik: membaca garis tangan. Namun, jangan salah sangka! Mereka bukan hanya meramal masa depan, tetapi juga menjadi tempat curhat bagi warga urban Jakarta yang mencari jawaban atas masalah hidup mereka.

Ulun (58), seorang tukang ramal yang telah menetap di Kota Tua sejak 2014, mengungkapkan bahwa kebanyakan orang datang kepadanya bukan untuk mengetahui masa depan yang jauh. "Banyak yang datang itu bukan mau tahu masa depan jauh-jauh. Mereka bingung soal hidup sekarang. Soal kerja, utang, rumah tangga. Percintaan juga paling banyak," ujarnya dilansir dari Kompas.com diakses pada (18/1).

Magnet Bagi Anak Muda: Hiburan atau Motivasi?

iklan sidebar-1

Menariknya, bukan hanya orang dewasa yang datang mencari jawaban. Ulun juga melihat semakin banyak anak muda yang penasaran dengan jasa ramal garis tangan. "Anak muda sekarang juga banyak. Mereka penasaran, kadang cuma hiburan, kadang cari motivasi. Banyak yang sebenarnya cuma mau didengar," katanya.

Alya (25), seorang pekerja swasta, mengaku bahwa pengalaman bertemu langsung dengan tukang ramal memberikan kesan yang berbeda dibandingkan membaca ramalan zodiak di ponsel. "Lebih personal. Kayak diajak ngobrol, bukan cuma baca teks," ujarnya.

Dede (60) tukang ramal garis telapak tangan di kawasan wisata Kota Tua, Senin 12 Januari 2026. (Foto KompaS.com/Lidia Pratama Febrian)

Bukan Takdir Mutlak, Tapi Peringatan