INFOTREN.ID - Informasi jadwal libur sekolah Ramadhan 2026 akhirnya dirilis, menjadi panduan penting bagi jutaan orang tua dan siswa di seluruh Indonesia. Perubahan rutinitas belajar selama bulan suci ini telah diatur berdasarkan SKB Tiga Menteri dan kebijakan daerah masing-masing.
Awal Ramadhan 1447 H diperkirakan jatuh pada 18 Februari 2026, sementara Idul Fitri diprediksi sekitar 20 Maret 2026. Pemerintah daerah pun telah mulai menetapkan periode libur awal puasa dan libur Lebaran untuk tahun ajaran tersebut.
Libur Awal Puasa Dimulai Pertengahan Februari
Sejumlah daerah telah mengalokasikan waktu libur bagi siswa di hari-hari pertama Ramadhan. DKI Jakarta, misalnya, menetapkan libur awal puasa pada 16–20 Februari 2026 untuk memberi ruang penyesuaian diri.
Kebijakan serupa diterapkan DI Yogyakarta dengan libur 18–19 Februari, serta Jawa Timur dan Banten yang memulai libur masing-masing pada 17 dan 18 Februari 2026. Pola ini bertujuan meringankan beban siswa menyambut ibadah puasa.
Daerah Lain Juga Terapkan Libur Awal Ramadhan
Tak hanya di Pulau Jawa, provinsi lain seperti Aceh, Kalimantan Barat, dan Kalimantan Selatan juga mengalokasikan libur awal puasa. Periode libur di berbagai daerah ini umumnya berlangsung antara 16 hingga 21 Februari 2026.
Wilayah seperti Maluku, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Barat turut menerapkan kebijakan serupa dengan rentang waktu yang hampir sama. Hal ini menunjukkan keseragaman dalam memberikan waktu transisi bagi siswa.
Libur Idul Fitri 2026 Berlangsung Hingga Akhir Maret
Di sisi lain, jadwal libur Idul Fitri 2026 terlihat lebih panjang dan merata di berbagai daerah. Banyak pemda yang menetapkan libur Lebaran dimulai dari pertengahan Maret dan berlanjut hingga akhir bulan.
Sebagai contoh, DKI Jakarta dan DI Yogyakarta menetapkan libur Idul Fitri pada 16 hingga 27 Maret 2026. Sementara itu, Jawa Timur dan Banten bahkan memperpanjang hingga tanggal 28 Maret 2026.
Potensi Libur Panjang Nasional Akibat Perpaduan Hari Raya
Yang menarik, Maret 2026 menyimpan potensi libur panjang nasional yang signifikan. Hal ini disebabkan oleh berdekatanannya Hari Raya Nyepi dengan Idul Fitri, yang dapat menciptakan rangkaian hari libur berturut-turut.


