Infotren.id - Akhir-akhir ini publik kembali menyoroti nama Muhammad Riza Chalid, pengusaha minyak yang dijuluki "The Gasoline Godfather". Sosoknya mencuat bukan hanya karena status tersangka dalam kasus dugaan korupsi tata kelola minyak mentah senilai Rp285 triliun, tetapi juga karena ia diduga berada di balik serangkaian aksi demo yang berujung ricuh.
Sejumlah pihak menilai kerusuhan itu tak lepas dari peran mafia minyak yang disebut tengah mengadu domba masyarakat dengan kepentingan politik dan bisnis.
Riza Chalid lahir pada 1960 dari pasangan Khalid bin Abdad dan Siti Hindun binti Ali Alkatiri. Sejak muda ia dikenal lihai membangun jaringan bisnis, hingga kemudian menjelma sebagai pemilik manfaat (beneficial owner/BO) sejumlah perusahaan besar seperti PT Navigator Katulistiwa dan PT Orbit Terminal Merak.
Melalui jalur logistik dan distribusi minyak, Riza Chalid disebut berhasil menguasai sebagian besar perdagangan impor minyak Indonesia lewat Petral, anak usaha Pertamina yang berbasis di Singapura.
Karier Riza tidak hanya bertumpu di sektor minyak dan gas. Ia juga memiliki unit usaha di bidang pusat perbelanjaan, hiburan anak (Kidzania), hingga saham maskapai penerbangan di bawah PT Fersindo Nusa Perkasa.
Namun, gemerlap usahanya selalu dibayangi kontroversi. Pada 2008, ia terseret kasus impor minyak mentah Zatapi yang merugikan Pertamina Rp65 miliar. Tahun 2015, namanya kembali mencuat lewat audit forensik Petral yang menguak kebocoran informasi tender minyak.
Di tahun yang sama, Riza juga terseret dalam pusaran skandal "Papa Minta Saham" bersama Setya Novanto, meski kemudian lolos dari jerat hukum.
Kini, Kejaksaan Agung menegaskan Riza bukan sekadar tokoh lama yang pernah luput dari jeratan, melainkan kembali ditetapkan sebagai tersangka korupsi tata kelola minyak periode 2018–2023.
Putranya, Muhammad Kerry Adrianto, bahkan lebih dulu ditahan atas kasus serupa. Riza diduga melakukan intervensi terhadap kebijakan Pertamina dengan mengatur penyewaan terminal BBM di Merak demi kepentingan pribadi dan kroninya.


