INFOTREN.ID - Akhir November hingga awal Desember 2025 menjadi periode paling kelam bagi warga di Sumatra Barat, Aceh, dan Sumatra Utara.
Banjir bandang dan tanah longsor yang melanda wilayah tersebut menelan korban besar.
Data BNPB mencatat sedikitnya 914 hingga 916 orang meninggal dunia, ratusan lainnya hilang, ribuan mengalami luka-luka, dan ribuan rumah serta fasilitas umum rusak berat.
Di banyak titik, warga masih berjuang membersihkan lumpur tebal, mencari anggota keluarga yang hilang, dan bertahan hidup di posko darurat.
Situasi yang masih porak-poranda ini menuntut mobilisasi bantuan masif serta kehadiran pemimpin yang benar-benar turun tangan secara nyata.
Dalam suasana itu, kedatangan Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan bersama putrinya Zita Anjani serta aktor Verrell Bramasta ke lokasi terdampak sempat mencuri perhatian publik.
Mereka tampak memanggul karung beras, membagikan bantuan, hingga membersihkan lantai rumah warga yang dipenuhi lumpur.
Sebuah video memperlihatkan momen ketika Zulhas mengangkat karung beras di tengah kerumunan, sementara netizen melontarkan komentar sinis, salah satunya: “CAMERAA ROLLL ACTION.”
Respons publik pun terbelah: sebagian berharap aksi itu lahir dari kepedulian, sebagian lain menilainya sebagai adegan pencitraan yang terlalu dramatis untuk sebuah bencana kemanusiaan.


