Infotren - Pengalaman menggunakan mobil listrik Wuling Air ev selama setahun memberikan banyak pelajaran bagi para pemiliknya. Dari segi efisiensi hingga kenyamanan, kendaraan ini dinilai cukup memuaskan untuk kebutuhan harian di perkotaan.
Seorang pengguna di Jakarta mengungkapkan bahwa Air ev sangat irit biaya operasional, dengan pengisian daya hanya memakan sekitar Rp20 ribu untuk jarak tempuh 200 km. Hal ini jauh lebih hemat dibandingkan mobil bermesin bensin yang membutuhkan bahan bakar lebih mahal.
Mobil mungil ini juga mudah dikendalikan di jalan sempit dan saat parkir, berkat ukurannya yang kompak. Fitur-fitur seperti kamera parkir dan layar hiburan pun dianggap memadai untuk harga yang ditawarkan.
Namun, pengguna juga mencatat beberapa kekurangan, seperti ruang bagasi yang terbatas dan performa yang kurang optimal saat melaju di jalan tol. Meskipun begitu, mobil ini tetap cocok untuk mobilitas jarak pendek atau aktivitas dalam kota.
Selama satu tahun, tidak ditemukan masalah besar dalam sistem kelistrikan maupun perangkat lunak mobil. Pihak Wuling juga dinilai responsif dalam pelayanan servis dan perawatan rutin.
Keamanan mobil ini juga mendapat apresiasi, berkat fitur seperti airbag, rem ABS, dan sistem pengereman regeneratif. Selain itu, desain futuristik Air ev disebut cukup menarik perhatian di jalan.
Secara keseluruhan, pengalaman satu tahun dengan Wuling Air ev menunjukkan bahwa mobil listrik ini bisa menjadi solusi mobilitas masa depan yang praktis, ramah lingkungan, dan ekonomis. Dengan tren elektrifikasi yang terus berkembang, Air ev menjadi pilihan menarik di segmen mobil listrik entry-level.


