INFOTREN.ID - Dunia otomotif kembali diguncang kebijakan besar. Kali ini datang dari China, negara dengan pasar kendaraan terbesar di dunia, yang resmi mengambil langkah tegas demi keselamatan berkendara. Bukan sekadar imbauan, teknologi bantuan mengemudi kini akan diikat oleh aturan nasional yang wajib dipatuhi semua produsen.

Langkah ini menandai perubahan arah industri otomotif global mulai dari adu kecanggihan fitur menuju tanggung jawab nyata melindungi pengguna jalan.

Standar Nasional Resmi Ditetapkan

Dilansir dari Antara (29/1), pemerintah China akan menerapkan standar nasional sistem bantuan mengemudi canggih untuk kendaraan ringan. Aturan ini mencakup persyaratan teknis dan metode pengujian sistem pengereman darurat otomatis atau Automatic Emergency Braking (AEB).

Standar tersebut dijadwalkan mulai berlaku pada 1 Januari 2028, dan akan menjadi standar nasional wajib pertama yang mengatur teknologi bantuan mengemudi secara menyeluruh di China.

AEB Tak Lagi Opsional

Dalam aturan baru ini, sistem AEB tidak lagi menjadi fitur tambahan. Seluruh kendaraan ringan termasuk sedan, SUV, MPV, hingga pikap wajib dibekali teknologi yang mampu:

  • Mendeteksi kendaraan lain, pejalan kaki, pesepeda, dan pengguna skuter
  • Memberikan peringatan dini kepada pengemudi
  • Melakukan pengereman otomatis pada kecepatan tertentu guna mencegah tabrakan

Standar ini dirancang untuk bekerja pada kondisi lalu lintas nyata, terutama di area perkotaan dengan tingkat kepadatan tinggi.