Infotren.id - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami penurunan yang signifikan dalam beberapa waktu terakhir. Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo, menjelaskan bahwa pergerakan ini dipengaruhi oleh berbagai faktor global dan domestik yang memengaruhi aliran investasi serta sentimen pasar. Berikut ada faktor-faktor yang diduga menjadi penyebab anjloknya IHSG beberapa waktu lalu:

1. Pergeseran Investasi Portofolio Global  

Salah satu faktor utama yang menyebabkan penurunan IHSG adalah adanya pergeseran investasi portofolio global. Sebelumnya, banyak dana yang mengalir ke Amerika Serikat karena dianggap sebagai tempat investasi yang aman. Namun, saat ini terjadi pergeseran dana dari Amerika ke pasar negara berkembang (emerging market) serta ke instrumen investasi seperti emas dan obligasi.  

2. Penurunan Harga Saham di Amerika Serikat dan Asia

Harga saham di Amerika Serikat mengalami penurunan, yang juga berdampak pada pasar saham di kawasan Asia, termasuk Indonesia. Investor global cenderung menarik dananya dari pasar saham dan mengalihkannya ke aset yang lebih stabil, seperti obligasi dan emas. Hal ini menyebabkan tekanan pada IHSG dan bursa saham di kawasan Asia lainnya.  

iklan sidebar-1

3. Ketidakpastian Ekonomi Global 

Situasi ekonomi global yang penuh ketidakpastian turut memengaruhi pasar saham Indonesia. Pertumbuhan ekonomi dunia yang hanya mencapai 3,2 persen menjadi salah satu faktor yang membuat investor lebih berhati-hati dalam menanamkan modalnya di instrumen saham.  

4. Fundamental Ekonomi Indonesia Tetap Kuat 

Meskipun IHSG mengalami tekanan, Bank Indonesia meyakini bahwa fundamental ekonomi Indonesia masih kuat. Dengan pertumbuhan ekonomi yang diperkirakan berada di kisaran 4,7% hingga 5,2 persen, aset keuangan Indonesia, termasuk saham dan Surat Berharga Negara (SBN), tetap menarik bagi investor.