Infotren.id - Nama Kompol Cosmas Kaji Gae menjadi sorotan publik menyusul insiden tewasnya pengemudi ojek online (Ojol) Affan Kurniawan. Kompol Cosmas saat itu berada di dalam rantis bara kuda bersama enam anggota Primop lainnya, dengan Bripka Rohmat sebagai pengemudi. Insiden ini memicu kecaman publik terkait prosedur pengamanan massa Brimob.

Kompol Cosmas Kaji Gae memiliki perjalanan karier yang panjang di Kepolisian Republik Indonesia, khususnya satuan Brimob Polri. Beberapa posisi strategis yang pernah ia emban antara lain:
1. Satuan Gegana – Bertugas di unit yang menangani operasi khusus, termasuk penjinakan bom dan situasi berisiko tinggi. Pengalaman ini menegaskan kemampuannya dalam menghadapi kondisi ekstrem dan mengelola risiko lapangan.
2. Satuan Latihan Brimob – Mengasah kemampuan anggota baru, termasuk pelatihan taktis, manajemen krisis, dan pengendalian massa. Di sini, Kompol Cosmas berperan sebagai pelatih sekaligus pembina disiplin anggota.
3. Komandan Batalion C Resimen 4 Pasukan Pelopor Corps Brimob – Posisi saat ini menempatkannya sebagai pemimpin unit operasional, bertanggung jawab atas koordinasi taktis dan pengawasan anggota saat menjalankan operasi pengamanan.
4. Tugas Strategis Lainnya – Selama kariernya, ia juga pernah menempati berbagai posisi penting di internal Brimob, yang menuntut kombinasi antara kemampuan teknis, taktik lapangan, dan manajemen personel.

Kronologi Insiden Affan Kurniawan
Pada saat tragedi, Kompol Cosmas duduk di samping Bripka Rohmat dalam rantis bara kuda. Kejadian ini menimbulkan korban jiwa dan menjadi sorotan publik karena diduga adanya pelanggaran prosedur pengamanan massa.

Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri, mengungkap identitas tujuh anggota Brimob yang terlibat, termasuk Kompol Cosmas, untuk menjamin transparansi.

Divisi Propam Polri menegaskan ketujuh anggota terbukti melanggar kode etik profesi kepolisian. Mereka dijatuhi sanksi penempatan khusus selama 20 hari di Mapolri. Hingga kini, status mereka masih sebagai terduga pelanggar etik dan belum ditetapkan sebagai tersangka dalam proses pidana.

iklan sidebar-1

Rekam jejak Kompol Cosmas Kaji Gae yang panjang menegaskan keahliannya dalam operasi khusus, namun tragedi ini menunjukkan pentingnya kepatuhan terhadap standar operasional pengamanan massa.***