Infotren.id - Joey Pelupessy mungkin bukan pemain yang sering disorot, tapi perannya sangat penting di lapangan. Saat Timnas Indonesia melawan Tiongkok, ia tampil menonjol sebagai gelandang bertahan. Tenang, cerdas membaca permainan, dan disiplin menjaga pertahanan, Pelupessy membantu menjaga keseimbangan tim. 

Meski tak mencetak gol, kontribusi Joey Pelupessy sangat terasa, ia berperan dalam menutup ruang, memutus serangan lawan, dan mengatur tempo permainan. Ia menunjukkan bahwa pemain kunci tidak selalu mereka yang paling terlihat.

Joey Pelupessy, yang memiliki naman lengkap Joey Mathijs Pelupessy lahir di Nijverdal, Belanda, pada 15 Mei 1993. Ia memulai karier juniornya di klub FC Twente sebelum naik ke tim senior pada musim 2013–2014. Meskipun sempat masuk dalam skuad utama, ia tidak mendapat kesempatan bermain, sehingga memutuskan hijrah ke klub Eredivisie lainnya, Heracles Almelo, pada Juli 2014.

Di Heracles, Pelupessy mulai menunjukkan potensinya. Ia mencetak gol pertamanya pada 4 Oktober 2014 dalam kemenangan 6-1 atas NAC Breda. Konsistensinya mengawal lini tengah membuatnya diangkat menjadi kapten tim pada musim terakhirnya. Selama empat musim, ia tampil sebanyak 117 kali dan mencetak lima gol.

Kariernya kemudian berlanjut ke Inggris, bersama klub EFL Championship, Sheffield Wednesday. Ia menjadi rekrutan pertama manajer Jos Luhukay dan mencetak gol perdananya untuk klub tersebut pada Februari 2018. Setelah tiga tahun di Inggris, ia pindah ke Turki dan membela Giresunspor, lalu kembali ke Belanda untuk memperkuat Groningen.

iklan sidebar-1

Pada Januari 2025, Pelupessy menandatangani kontrak 1,5 tahun dengan klub Belgia, Lommel SK, yang berlaga di divisi dua Liga Belgia.

Seiring dengan status barunya sebagai pemain naturalisasi, Joey Pelupessy resmi membela Tim Nasional Indonesia. Kehadirannya memberi warna baru di lini tengah skuad Garuda, terutama dengan pengalamannya di level kompetisi Eropa dan gaya bermain yang disiplin serta tenang.***