Infotren.id - Presiden Prabowo telah memastikan bahwa Badan Pengelola Investasi Danantara akan resmi diluncurkan pada 24 Februari mendatang. Inisiatif ini menjadi langkah strategis pemerintah dalam mengelola aset-aset negara, dimana setidaknya aset dari tujuh perusahaan BUMN akan dikelola oleh Danantara. Langkah ini diharapkan tidak hanya meningkatkan efisiensi pengelolaan aset, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi nasional yang lebih inklusif dan berdaya saing.

Dasar pembentukan Danantara adalah revisi Undang-Undang BUMN yang telah memberikan landasan hukum yang jelas terkait pemisahan peran antara Kementerian BUMN dan Danantara. Dalam struktur tata kelola yang baru, Kementerian BUMN berperan sebagai regulator, sedangkan pelaksanaan operasional akan dilakukan oleh BPI Danantara. 

Sementara itu, Kementerian Keuangan memimpin dewan pengawas, yang bersama dengan pejabat lainnya dan dukungan dewan penasihat, memastikan bahwa setiap langkah dan kebijakan yang diambil selalu sejalan dengan kepentingan negara.

Dalam perspektif global, Danantara diharapkan dapat mencontoh model super holding internasional seperti Temasek di Singapura dan Khazanah di Malaysia. Dengan manajemen aset yang profesional dan berintegritas tinggi, Danantara memiliki potensi untuk membawa aset nasional tidak hanya bersaing di pasar lokal, tetapi juga menjadi pemain global yang mampu meningkatkan citra dan kekuatan ekonomi Indonesia.

Keberadaan program ini tidak semata-mata sebagai instrumen investasi, melainkan juga sebagai kendaraan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Dengan pengelolaan aset yang lebih efisien dan transparan, diharapkan keuntungan yang diperoleh dapat dialokasikan kembali untuk pembangunan nasional. 

iklan sidebar-1

Meskipun terdapat target ambisius seperti peningkatan dividen hingga 300 triliun, langkah ini sejatinya bertujuan untuk menciptakan nilai tambah bagi negara dan mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif.

Dengan optimisme dan harapan yang tinggi, Danantara diyakini akan menjadi pilar penting dalam upaya memperkuat ekonomi nasional. Melalui pengelolaan aset yang profesional dan strategi investasi yang tepat, program ini diharapkan tidak hanya meningkatkan daya saing BUMN, tetapi juga memberikan manfaat langsung kepada masyarakat melalui peningkatan kesejahteraan dan pembangunan berkelanjutan.***