INFOTREN.ID - Merek-merek seperti Chanel, Dior, hingga Louis Vuitton memang identik dengan kemewahan dan prestise tinggi. Namun, dalam laporan Brand Finance 2025, posisi puncak sebagai merek mewah dan premium paling bernilai di dunia kembali ditempati oleh Porsche. Ini adalah tahun kedelapan berturut-turut bagi Porsche mempertahankan statusnya sebagai pemimpin global di kategori tersebut.

‎Porsche mencatat nilai merek sebesar 41,1 miliar Dolar AS pada tahun ini. Meskipun mengalami penurunan sebesar 5% dibandingkan tahun sebelumnya—akibat melemahnya permintaan di pasar Tiongkok dan Eropa—Porsche tetap menunjukkan dominasi.

‎Penurunan tersebut tidak menggoyahkan fondasi merek yang kuat, yang terbukti dari skor tinggi dalam berbagai aspek penting, termasuk keandalan (9,6 dari 10), reputasi global (9,7), serta tingkat penerimaan harga yang sangat tinggi (9,3). 

‎Angka tersebut menunjukkan tingginya kesediaan konsumen untuk membayar lebih demi produk Porsche, sejalan dengan filosofi merek yang mengutamakan nilai eksklusivitas dibanding volume penjualan.

‎Sementara itu, Chanel mencetak pencapaian luar biasa dengan lonjakan nilai merek sebesar 45%, sehingga totalnya kini mencapai 37,9 miliar Dolar AS Pertumbuhan pesat ini membuat Chanel berhasil menggeser Louis Vuitton dari posisi kedua dan menjadikannya merek dengan peningkatan nilai tercepat dalam daftar tahun ini. 

iklan sidebar-1

‎Strategi pemasaran yang konsisten, penguatan identitas merek, serta loyalitas konsumen yang tinggi berkontribusi besar terhadap peningkatan performa Chanel di pasar global.

‎Dengan posisi teratas masih dikuasai oleh produsen otomotif mewah dan dinamika persaingan di sektor fashion yang semakin ketat, laporan ini menunjukkan bahwa nilai sebuah merek tidak hanya ditentukan oleh popularitas, tetapi juga oleh persepsi kualitas, keandalan, dan daya tarik emosional di mata konsumen global.(*)