INFOTREN.ID Dalam sepuluh hari pertama bulan Juli 2025, pasar emas dunia menunjukkan pergerakan yang cukup dinamis. Hal ini secara tidak langsung turut memengaruhi harga emas perhiasan di Indonesia, yang menjadi perhatian baik bagi investor maupun masyarakat umum.

‎‎Pada hari Kamis, 10 Juli 2025, harga emas global mengalami pelemahan tipis. Harga emas spot tercatat turun sebesar 0,1% menjadi USD 3.297,19 per ounce. Penurunan ini menjadikannya berada di posisi terendah sejak 30 Juni. Sementara itu, emas berjangka Amerika Serikat turun 0,3% dan ditutup di level USD 3.306,10 per ounce. Salah satu penyebab utama penurunan ini adalah perkembangan terbaru dalam ketegangan perdagangan antara Amerika Serikat dan Uni Eropa.

‎Namun, meskipun harga emas dunia mengalami penurunan, harga emas perhiasan di dalam negeri tidak selalu mengikuti tren yang sama. Ini disebabkan oleh banyaknya faktor lain yang memengaruhi harga jual emas perhiasan di pasar lokal.

‎Salah satu faktor utama adalah kadar emas. Emas murni 24 karat tentu memiliki nilai lebih tinggi dibandingkan dengan emas berkadar lebih rendah, seperti 18 karat atau 10 karat. Semakin tinggi kadar emas dalam perhiasan, semakin tinggi pula harganya.

‎Faktor lainnya adalah berat emas, karena perhiasan dijual berdasarkan berat dalam satuan gram. Semakin berat suatu perhiasan, maka total harga jualnya akan semakin mahal, walaupun kadar emasnya tetap.

iklan sidebar-1

‎Selain kadar dan berat, desain perhiasan juga berperan besar dalam menentukan harga. Desain yang rumit dan detail biasanya membutuhkan waktu pengerjaan lebih lama dan tenaga kerja terampil, yang menyebabkan biaya produksi meningkat.

‎Tidak hanya itu, nama toko atau merek juga bisa memengaruhi harga. Toko dengan reputasi besar atau merek ternama umumnya mengenakan margin keuntungan yang lebih tinggi, serta memberikan jaminan kualitas dan layanan purna jual yang lebih baik.

‎Kemudian, kurs Rupiah terhadap Dolar AS menjadi faktor eksternal yang signifikan. Karena harga emas dunia dipatok dalam dolar, maka pelemahan Rupiah akan membuat harga emas dalam negeri ikut naik meskipun harga global menurun.

‎‎Selain itu, kondisi permintaan dan penawaran di pasar lokal juga tidak bisa diabaikan. Ketika permintaan meningkat, misalnya pada momen tertentu seperti hari raya atau musim pernikahan, harga emas perhiasan cenderung naik. Sebaliknya, jika pasokan berlebih, harga bisa ditekan lebih rendah.