INFOTREN.ID - Pernikahan adalah momen sakral yang diimpikan banyak orang. Namun, apa jadinya jika impian itu berubah menjadi mimpi buruk akibat ulah penipu berkedok wedding organizer (WO)?
Inilah yang dialami ratusan calon pengantin di Jakarta yang menjadi korban WO By Ayu Puspita.
"Jadi dia ada beberapa acara hari Sabtu itu, terus ternyata bermasalah. Katering makanannya enggak datang, cuma ada dekornya," jelas salah seorang korban, Tamay (26) dilansir dari Kompas.com, Minggu (7/12/2025).
Modus Klasik, Korban Massal: Penawaran Menggiurkan Berujung Petaka
Modus penipuan ini terbilang klasik: menawarkan paket pernikahan dengan harga miring dan fasilitas menggiurkan.
Namun, janji manis itu hanya isapan jempol belaka. Pada hari H, banyak vendor yang tidak datang, katering tidak tersedia, dan dekorasi ala kadarnya.
Para korban yang sudah membayar DP (Down Payment) atau bahkan lunas, hanya bisa gigit jari melihat acara pernikahan impian mereka berantakan.
Kerugian yang diderita para korban pun tidak main-main, mencapai belasan miliar rupiah!


