Infotren.id - Dalam dunia media sosial, tren baru terus bermunculan dan menarik perhatian netizen. Salah satu tren yang sedang viral adalah velocity, sebuah gaya edit video yang menggabungkan transisi cepat dan slow motion dengan sinkronisasi musik yang pas. Tren ini tidak hanya populer dalam dunia editing video, tetapi juga berkembang menjadi aktivitas fisik, seperti berjoget sebelum buka puasa (Velocity Bukber). Lantas, apa yang membuat Velocity begitu digemari dan viral di berbagai platform media sosial? Berikut beberapa alasannya:

1. Visual yang Menarik dan Sinematik

Salah satu alasan utama tren velocity menjadi viral adalah karena visualnya yang menarik. Dengan perpaduan efek slow motion dan transisi cepat, video terlihat lebih sinematik dan profesional. Hal ini membuat konten lebih estetik dan memikat perhatian audiens dalam hitungan detik.

2. Mudah Diterapkan oleh Semua Orang

Meski terlihat seperti editan tingkat tinggi, efek velocity sebenarnya cukup mudah diterapkan. Banyak aplikasi seperti CapCut yang menyediakan fitur ini secara otomatis, sehingga siapa pun dapat membuat video dengan efek serupa tanpa memerlukan keterampilan editing profesional.

iklan sidebar-1

3. Sinkronisasi dengan Musik Populer

Tren ini sering dikombinasikan dengan lagu-lagu populer di TikTok, menciptakan pengalaman menonton yang lebih imersif. Efek perubahan kecepatan yang sesuai dengan ritme lagu memberikan kesan dramatis dan menarik, sehingga meningkatkan kemungkinan video masuk ke halaman For You Page (FYP).

4. Interaksi dan Partisipasi yang Tinggi

Tren ini mengundang banyak orang untuk ikut serta, baik melalui tantangan (challenges) maupun konten kreatif lainnya. Semakin banyak orang yang mengikuti tren ini, semakin besar pula peluangnya untuk tetap relevan dan terus berkembang.