INFOTREN.ID - Wardah kembali menorehkan sejarah dengan memecahkan Rekor MURI sebagai brand skincare pertama di Indonesia yang memanfaatkan enam teknologi AI sekaligus dalam satu event. Acara "SKINVERSE CLINIC 2025" sukses menarik lebih dari 23.300 pengunjung dalam 17 hari, membuktikan besarnya antusiasme masyarakat terhadap inovasi kecantikan berbasis AI.  

Sebanyak 7.760 peserta aktif mencoba pengalaman unik seperti AI My Skin ID Blueprint dan Non-Invasive Skin Tech Clinic Treatment. Tak hanya itu, Wardah juga memberikan apresiasi kepada dermatologist dan konten kreator yang berperan dalam meningkatkan literasi sains kulit di Indonesia.  

Enam teknologi AI Wardah yang memukau termasuk Personalized Skin ID Blueprint untuk analisis kulit akurat dan AI Apothecary RoboSkin yang membuat serum khusus sesuai data kulit pengguna. Ada juga Skin Age Mirror yang memprediksi kondisi kulit 10 tahun ke depan, memicu kesadaran akan pentingnya perawatan dini.  

Menurut dr. Sari Chairunnisa, Deputy CEO Paragon Corp, "Wardah SKINVERSE CLINIC 2025 adalah bukti komitmen kami menggabungkan AI, Skin GenomicTM, dan perawatan non-invasif dalam ekosistem halal beauty." Kolaborasi dengan dermatologist dan ahli kulit menjadi fondasi untuk edukasi skincare berbasis sains. 

Wardah bekerja sama dengan PERDOSKI menghadirkan 46 dermatologist yang memberikan 187 jam konsultasi gratis dan 1.428 sesi perawatan. dr. Herliyani M. Purba (PERDOSKI) menyebut kolaborasi ini sebagai "sinergi ideal antara dunia medis dan industri kecantikan untuk edukasi berbasis sains."  

iklan sidebar-1

Wardah memberikan penghargaan kepada dermatologist digital seperti dr. Amanda Wardani dan kreator seperti Skinoppa (Ricky) yang mempopulerkan edukasi skincare via TikTok. Langkah ini memperkuat peran ahli dan influencer dalam menyebarkan informasi akurat seputar perawatan kulit.  

Sebagai pelopor halal beauty tech, Wardah bertekad terus menghadirkan solusi skincare personalized dan non-invasif berbasis AI. Dengan Skin GPT dan Sunscreen Finder, Wardah membuktikan bahwa kecantikan masa depan adalah gabungan sains, teknologi, dan inklusivitas – siap memimpin pasar global!