INFOTREN.ID – Wacana pembatasan game online seperti PUBG kembali mencuat.
Kali ini didorong oleh keprihatinan mendalam atas dampak negatif yang ditimbulkan, terutama pada kalangan pelajar.
Anggota Komisi X DPR RI, Abdul Fikri Faqih, dengan tegas menyambut baik inisiatif ini, menekankan perlunya tindakan komprehensif yang melibatkan seluruh elemen pendidikan.
Tragedi SMA 72 Jakarta: Titik Balik?
Isu ini semakin mendesak pasca-tragedi ledakan di SMA Negeri 72 Jakarta yang menewaskan seorang siswa dan melukai puluhan lainnya.
Insiden ini memicu kekhawatiran tentang pengaruh game online yang mengandung unsur kekerasan terhadap perilaku anak-anak.
PT MBI Gandeng Disnakertrans Muba Seleksi Ketat 25 Petugas Keamanan Prioritas Warga Lokal
Presiden Prabowo Subianto pun turut menyoroti masalah ini dalam rapat terbatas dengan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Minggu (9/11/2025).
Pengawasan Ketat: Kunci Utama?
Abdul Fikri Faqih menekankan bahwa solusi untuk menanggulangi dampak negatif game online harus melibatkan tiga pilar utama, yaitu sekolah, orang tua, dan pemerintah.