INFOTREN.ID - Musim Hujan masih berlanjut hingga bulan Maret, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi dimulainya Musim Kemarau 2025.

‎Sebagaimana diketahui, hujan lebat yang mengguyur Indonesia sejak akhir 2024 telah menyebabkan berbagai bencana di sejumlah daerah, terutama yang paling besar terdampak bencana akibat curah hujan yang tinggi seperti di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi.

‎Berbagai macam bencana akibat banjir yang melanda di Jabodetabek hingga akhir 2024 dan awal 2025, seperti adanya tanah longsor juga terjadi di beberapa titik.

‎Mengingat kondisi cuaca yang masih didominasi hujan hingga bulan Maret 2025, tak sedikit orang orang mulai bertanya mengenai kapan Indonesia akan memasuki musim kemarau di tahun 2025.

‎Dalam keterangannya, Ardhasena Sopaheluwakan selaku Deputi Bidang Klimatologi BMKG  memperkirakan, musim kemarau akan mulai terjadi pada bulan Mei 2025.

iklan sidebar-1

‎Meski demikian, transisi dari musim hujan ke musim kemarau tidak akan terjadi secara serentak di seluruh wilayah Indonesia.

‎Sementara itu puncak musim kemarau diprediksi akan berlangsung pada Agustus sampai September, sementara peralihan kembali ke musim hujan kemungkinan terjadi pada Oktober atau November.

‎Ardhasena juga mengatakan bahwa Musim kemarau di Indonesia dipengaruhi oleh angin Monsun Timur dari Australia. Yang mana angin ini membawa udara kering yang berkontribusi terhadap meningkatnya risiko kekeringan dan kebakaran hutan di berbagai daerah.

‎Biasanya, selama periode peralihan musim ini, kondisi cuaca bisa berubah tiba tiba menjadi lebih ekstrim, yang mana hal ini bisa menimbulkan adanya potensi bencana seperti banjir dan longsor, untuk itu masyarakat diimbau agar tetap waspada.