INFOTREN.ID- Presiden ke-7 Indonesia, Joko Widodo (Jokowi), kembali mencuri perhatian dunia.

Kali ini, bukan lagi kebijakan dalam negeri, melainkan karena kepercayaan yang diberikan oleh Bloomberg News Economy, salah satu media rujukan utama bagi pelaku bisnis dan investor global yang bermarkas di New York, Amerika Serikat.

Jokowi resmi bergabung sebagai Dewan Penasihat Global Bloomberg, sebuah langkah yang dipandang sebagai momentum emas untuk mendongkrak ekonomi Indonesia di mata dunia.

Apresiasi Internasional untuk Kinerja Ekonomi Jokowi

Bergabungnya Jokowi dalam jajaran elite penasihat Bloomberg bukan tanpa alasan. Guru Besar Fakultas Ekonomi Bisnis (FEB) Universitas Airlangga (UNAIR), Prof. Rossanto Dwi Handoyo, menegaskan bahwa langkah ini adalah bentuk apresiasi internasional terhadap kinerja Jokowi, terutama dalam bidang ekonomi.

iklan sidebar-1

“Langkah Bloomberg ini menunjukkan kiprah Jokowi dalam bidang ekonomi yang progresif dalam percaturan dunia. Seperti yang kita tahu beliau menjadi salah satu kepala negara yang berhasil menstabilkan ekonomi negara di masa Covid-19 dan menjadi wajah ekonomi negara berkembang yang terus menunjukkan progress yang baik,” ungkap Prof Rossanto dilansir dari laman resmi UNAIR (7/10/2025).

Keberhasilan Jokowi dalam menstabilkan ekonomi Indonesia di tengah pandemi Covid-19 menjadi bukti nyata kepiawaiannya dalam mengelola negara. Hal ini pula yang membuat Bloomberg tertarik untuk menggandengnya sebagai penasihat.

Keuntungan Ekonomi yang Signifikan

Kehadiran Jokowi di Bloomberg bukan hanya sekadar simbol. Prof. Rossanto menjelaskan bahwa hal ini dapat memberikan keuntungan ekonomi yang signifikan bagi Indonesia.