Infotren.id - Nama Ole Romeny tengah menjadi sorotan publik sepak bola Indonesia usai mencetak gol debutnya untuk Timnas Indonesia dalam laga uji coba melawan China, Kamis malam 5 Juni 2025. Gol tersebut dicetak lewat tendangan penalti di penghujung babak pertama, sekaligus menandai babak baru dalam karier pemain berdarah Belanda-Indonesia tersebut.

Ole Romeny lahir di Nijmegen, Belanda, pada 20 Juni 2000. Ia memiliki darah keturunan Indonesia dari garis keluarga, yang membuatnya memenuhi syarat untuk dinaturalisasi dan membela Timnas Garuda. Proses naturalisasi Romeny rampung pada 2024, dan sejak saat itu, ia mulai masuk dalam radar pelatih Shin Tae-yong.

Ole Romeny merupakan pesepak bola kelahiran Belanda yang memiliki darah Indonesia dari garis keturunan ibunya. Darah Nusantara itu mengalir melalui sang nenek, Helene Wilhelmina Degenars Wi ter Haar Romenij, seorang perempuan kelahiran Medan, Sumatera Utara, pada 2 April 1923. 

Helene kemudian menikah dengan pria Belanda bernama Petrus Gerardus Burgers, dan dari pasangan ini lahirlah ibu Oke Romeny, Astrid Romenij, yang lahir di Haarlem pada 24 Juni 1963. 

Dengan tinggi 1,85 meter dan postur atletis, Romeny memiliki karakter permainan yang tangguh sebagai penyerang tengah. Ia juga bisa dimainkan sebagai gelandang serang, menjadikannya opsi fleksibel di lini depan Indonesia.

iklan sidebar-1

Karier Romeny dimulai dari level junior bersama DVOL dan NEC Nijmegen. Sejak usia muda, ia telah menonjol dan dipromosikan ke tim senior NEC pada tahun 2018. Ia sempat bermain untuk beberapa klub di Eredivisie dan Eerste Divisie, seperti Willem II dan FC Emmen, sebelum akhirnya berlabuh ke FC Utrecht pada 1 Juli 2023.

Romeny tercatat tampil bersama Utrecht di level tertinggi liga Belanda hingga kini, dan kontraknya masih berlangsung hingga Juni 2026. Konsistensinya di liga Eropa menjadi salah satu alasan kuat pemanggilannya ke Timnas Indonesia.

Sebelum membela Indonesia, Romeny sempat mengenakan jersey Timnas Belanda di berbagai kelompok umur. Ia mencatatkan total 9 caps bersama timnas junior Belanda, mulai dari U-15 hingga U-20, dan mencetak satu gol. Ia bahkan sempat dilatih oleh mantan kiper legendaris Timnas Belanda, Maarten Stekelenburg.

Debut internasionalnya datang sangat muda, yakni saat berusia 14 tahun 4 bulan 24 hari. Hal ini menunjukkan betapa besar potensi yang telah terlihat sejak awal dalam diri Romeny.