Infotren.id - Peralihan musim atau musim pancaroba adalah masa peralihan dari satu musim ke musim lainnya, biasanya dari musim hujan ke musim kemarau atau sebaliknya. Pada periode ini, cuaca cenderung tidak menentukadang panas terik, tiba-tiba hujan deras disertai angin kencang. Perubahan cuaca ekstrem inilah yang membuat tubuh kita bekerja ekstra untuk beradaptasi, sehingga lebih rentan terserang penyakit.
Ada beberapa alasan mengapa tubuh lebih mudah terserang penyakit saat musim pancaroba:
1. Perubahan Suhu dan Kelembapan Lingkungan
Perubahan suhu yang drastis membuat tubuh sulit menyesuaikan diri. Udara menjadi lembab, menciptakan lingkungan ideal bagi berkembangnya virus dan bakteri penyebab flu, batuk, hingga infeksi saluran pernapasan.
2. Udara Kering dan Paparan Lingkungan
Menurut artikel dari Cleveland Clinic, udara yang lebih kering dan paparan dingin dari lingkungan bisa memperlemah sistem imun. Ini karena suhu dingin mengurangi kemampuan tubuh dalam mengeluarkan zat kimia pelindung dari kuman.
3. Penurunan Daya Tahan Tubuh
Penelitian menunjukkan bahwa suhu dingin dapat menurunkan imunitas tubuh. Akibatnya, tubuh lebih mudah terserang penyakit seperti pilek, sakit kepala, dan nyeri sendi.
4. Lebih Banyak di Ruang Tertutup
Cuaca tak menentu membuat banyak orang lebih memilih berada di dalam ruangan, seperti rumah atau kantor. Ini meningkatkan risiko penularan penyakit dari satu orang ke orang lainnya karena sirkulasi udara yang terbatas.
5. Malas Bergerak dan Gaya Hidup Tidak Sehat
Rasa malas berolahraga akibat cuaca mendung atau hujan, jika ditambah pola makan yang tidak sehat, memperparah kondisi tubuh yang seharusnya tetap aktif dan terjaga daya tahannya.
Tips Agar Tidak Mudah Sakit saat Musim Pancaroba
Meski risiko sakit meningkat, kamu bisa tetap sehat dan aktif dengan menerapkan beberapa tips berikut:
1. Jaga Pola Makan Sehat: Konsumsi makanan bergizi seimbang, perbanyak buah dan sayur.
2. Cukup Istirahat: Tidur 7–8 jam sehari untuk memulihkan energi dan memperkuat imun.
3. Rutin Berolahraga: Lakukan olahraga ringan secara rutin, minimal 30 menit sehari.


