Infotren - Dokter di Inggris telah mengembangkan sebuah inovasi medis yang mengejutkan: pil tinja sebagai pengobatan untuk infeksi bakteri super. Terobosan ini menjadi harapan baru di tengah meningkatnya kekhawatiran global terhadap resistensi antibiotik.

Pil ini berisi mikroorganisme sehat yang diambil dari kotoran manusia sehat, lalu diproses menjadi bentuk kapsul. Ketika dikonsumsi, mikroba tersebut akan membantu mengembalikan keseimbangan flora usus pasien yang terinfeksi.

Infeksi bakteri super, seperti Clostridioides difficile, kerap kali tidak mempan terhadap antibiotik konvensional dan menyebabkan diare parah hingga kematian. Dengan metode transplantasi mikrobioma usus dalam bentuk pil, pasien dapat menghindari prosedur invasif seperti kolonoskopi.

Penelitian awal menunjukkan pil tinja ini memiliki tingkat efektivitas tinggi dalam menyembuhkan infeksi yang sebelumnya sulit ditangani. Bahkan, beberapa pasien menunjukkan perbaikan kondisi hanya dalam waktu beberapa hari setelah konsumsi.

Penggunaan pil ini dinilai lebih praktis dan higienis dibandingkan metode transplantasi feses langsung yang sebelumnya digunakan. Selain itu, teknologi ini membuka jalan bagi terapi berbasis mikrobioma lainnya di masa depan.

iklan sidebar-1

Para peneliti menyatakan bahwa pengawasan ketat dalam proses produksi menjamin keamanan dan sterilitas kapsul tersebut. Mereka juga sedang mengupayakan persetujuan dari otoritas kesehatan agar terapi ini bisa tersedia secara luas.

Jika terbukti sukses dalam uji klinis lebih lanjut, pil tinja ini berpotensi merevolusi pengobatan infeksi kronis akibat bakteri super. Dunia medis kini menaruh harapan besar pada pendekatan biologis ini sebagai solusi masa depan.