Infotren.id - Kedekatan antara Gubernur Maluku Utara terpilih Sherly Tjoanda dan mantan Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi belakangan ramai diperbincangkan warganet. Keduanya tampak akrab saat berkeliling area persawahan di Subang, Jawa Barat, dalam sebuah kunjungan pada Minggu, 8 Juni 2025. Tak sedikit netizen yang mendoakan agar keduanya berjodoh, mengingat Sherly berstatus janda dan Dedi adalah duda.

Namun di balik sosok Sherly Tjoanda yang kini mencuri perhatian publik, terdapat nama besar mendiang suaminya, Benny Laos, yang memiliki pengaruh besar dalam perjalanan hidup dan politiknya.

Benny Laos adalah mantan Bupati Pulau Morotai yang dikenal sebagai pemimpin visioner dan dekat dengan masyarakat. Ia menjabat pada periode 2017–2022 dan dikenal luas karena program-program pembangunan yang menyentuh langsung kebutuhan rakyat, mulai dari infrastruktur hingga pendidikan dan kesehatan.

Benny menikahi Sherly Tjoanda pada 28 Agustus 2005. Hubungan mereka dikenal harmonis dan saling mendukung. Sherly kerap terlihat mendampingi Benny dalam kegiatan politik dan sosial, bahkan setelah tidak lagi menjabat. Ia juga memimpin Yayasan B Peduli yang aktif membantu masyarakat kurang mampu di Maluku Utara.

Benny wafat pada 2024 akibat insiden kebakaran speedboat di tengah masa kampanye Pilkada Maluku Utara. Kepergiannya menjadi pukulan berat bagi Sherly dan masyarakat yang mengenalnya sebagai sosok pemimpin penuh dedikasi. Namun semangat Benny justru menjadi bahan bakar utama Sherly dalam melanjutkan perjuangannya lewat jalur politik.

iklan sidebar-1

Kemenangan Sherly sebagai Gubernur Maluku Utara 2024 menjadi simbol bahwa perjuangan Benny belum usai. Ia membawa semangat dan cita-cita sang suami untuk membangun daerahnya. Bahkan dalam berbagai kesempatan, Sherly kerap menegaskan bahwa ia belajar banyak dari dedikasi Benny selama memimpin Morotai.

Kini, di tengah sorotan publik atas interaksi hangatnya dengan Dedi Mulyadi, masyarakat kembali menengok ke belakang, mengingat sosok Benny Laos yang tak hanya penting dalam hidup Sherly, tapi juga dalam sejarah pembangunan di Maluku Utara.***