INFOTREN.ID - Chairul Tanjung, atau yang akrab disapa CT, adalah salah satu figur paling berpengaruh dalam dunia bisnis Indonesia. Dijuluki "Si Anak Singkong," perjalanan hidupnya dari pengusaha kecil hingga menjadi pemilik konglomerasi raksasa CT Corp merupakan kisah inspiratif yang menempatkannya dalam jajaran orang terkaya di Tanah Air.

Chairul Tanjung secara konsisten masuk dalam daftar miliarder dunia dan Indonesia yang dirilis oleh majalah terkemuka seperti Forbes dan Bloomberg.

CT seringkali menduduki posisi teratas dalam daftar orang terkaya di Indonesia. Misalnya, berdasarkan data Forbes per Maret 2025, kekayaan bersih Chairul Tanjung tercatat sebesar USD4,2 miliar (atau sekitar Rp69,2 triliun, angka yang bervariasi seiring fluktuasi mata uang dan pasar saham). 

Di momen lain, seperti pada April 2024, kekayaannya pernah mencapai USD5,1 miliar dan menempatkannya di urutan ketiga orang terkaya di Indonesia.

Sebagaimana miliarder lainnya yang kekayaannya terikat pada saham perusahaan publik, nilai kekayaan Chairul Tanjung dapat mengalami penurunan atau kenaikan, misalnya pernah dilaporkan menciut sebesar USD1 miliar dalam tiga bulan pertama tahun 2025.

iklan sidebar-1

Kekayaan Chairul Tanjung bersumber dari kerajaan bisnisnya, CT Corp, yang memiliki ekosistem yang saling terintegrasi dan beroperasi di berbagai sektor strategis. CT Corp terbagi menjadi tiga pilar utama:

1. Jasa Keuangan (Mega Corporate)

Sektor ini merupakan salah satu pondasi terbesar CT Corp. Lini bisnis keuangan dikelola di bawah PT Mega Corpora. Aset-aset utamanya meliputi:

  • Bank Mega: Bank yang menjadi salah satu unit usaha penting Chairul Tanjung setelah mengakuisisi Bank Tugu.
  • Allo Bank (PT Allo Bank Indonesia Tbk): Bank digital yang sedang gencar dikembangkan.
  • Bank Mega Syariah: Unit perbankan syariah di bawah naungannya.
  • Asuransi dan Pembiayaan: Termasuk perusahaan asuransi (Mega Insurance, PFI Mega Life) dan pembiayaan (Mega Auto Finance, Mega Central Finance).