INFOTREN.ID - Teluk Bintuni, sebuah kabupaten di Papua Barat, dahulu akrab dengan julukan yang cukup aneh yakni "Kota Genset." 

Krisis listrik yang berkepanjangan menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari masyarakatnya. 

Bayangkan, di tengah potensi alam yang melimpah, malam-malam di Teluk Bintuni justru diwarnai suara bising generator. Ironi yang begitu terasa.

Titik Balik: Harta Karun di Bumi Bintuni

Namun, siapa sangka, di balik kesulitan itu, Teluk Bintuni menyimpan potensi luar biasa.

iklan sidebar-1

Data dari Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2024 mencatat, PDRB (Produk Domestik Regional Bruto) Papua Barat mencapai Rp76.177,48 miliar seperti diwartakan Tribun Trends yang diakses pada (24/12).

Dari angka tersebut, Teluk Bintuni tampil sebagai penyumbang terbesar. Kekayaan alam, terutama gas alam dari ladang gas Tangguh yang dioperasikan oleh British Petroleum, menjadi kunci utama. Lebih dari sepertiga kebutuhan gas nasional dipasok dari wilayah ini.

Proses: Transformasi Ekonomi yang Mengagumkan

Dengan sumber daya alam yang melimpah, Teluk Bintuni berhasil mengubah wajahnya. Investasi besar-besaran masuk, lapangan kerja tercipta, dan roda ekonomi berputar lebih cepat.