INFOTREN.ID - Suasana hangat menyelimuti Aula Barat ITB, Bandung, Rabu (8/10/2025) sore itu.

Di hadapan civitas akademika dan seniman tanah air, Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) berdiri dengan senyum khasnya.

Ia tak datang membawa pidato politik, melainkan membawa lukisan hasil tangan sendiri, sebagai simbol kontribusi nyata untuk dunia pendidikan.

“Adicitra Ganesha bukan hanya ajang pamer karya, tetapi juga simbol kolaborasi antara seni, sains, dan teknologi untuk kemajuan pendidikan dan kebudayaan,” ujar Rektor ITB Prof. Tatacipta Dirgantara, saat menerima langsung karya tersebut dilansir dari laman resmi ITB yang diakses pada (11/10/2025).

SBY menyerahkan lukisan berjudul “Tangkuban Parahu: The Legend and the Beauty”, karya yang ia selesaikan hanya beberapa jam sebelumnya.

iklan sidebar-1

“Beberapa jam bisa saya selesaikan, tentu dengan segala kekurangannya,” tutur SBY dengan rendah hati, sembari mengenang masa-masa kuliah militernya yang dulu sempat menjejak di Bandung.

Ketika Seni Bertemu Nilai

Lukisan itu bukan sekadar karya di atas kanvas. Ia adalah jembatan antara seni, nilai, dan pendidikan.

Karya SBY bersama puluhan karya seniman lainnya dilelang dalam acara Adicitra Ganesha 2025, bagian dari Pasar Seni ITB yang melegenda.