Infotren - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menetapkan status siaga kekeringan di beberapa provinsi Indonesia. Keputusan ini diambil menyusul turunnya curah hujan dan meningkatnya suhu udara dalam beberapa pekan terakhir.

Daerah yang telah masuk status siaga antara lain Jawa Timur, Nusa Tenggara Timur, dan sebagian wilayah Kalimantan. Kekeringan diprediksi berlangsung lebih panjang karena pengaruh cuaca El Nino yang masih aktif.

BNPB mengimbau masyarakat untuk mulai menerapkan penghematan air demi menjaga ketersediaan sumber daya. Selain itu, masyarakat juga diminta melaporkan potensi titik api untuk menghindari kebakaran lahan.

Pemerintah daerah diminta proaktif menyiapkan pasokan air bersih serta mengaktifkan posko siaga bencana. Koordinasi lintas instansi menjadi penting agar distribusi bantuan tidak terhambat.

Menurut data terbaru, beberapa wilayah mulai mengalami penurunan debit sungai dan mengeringnya sumur warga. Kondisi ini dikhawatirkan mengganggu aktivitas pertanian dan pasokan air rumah tangga.

iklan sidebar-1

BNPB juga menyiapkan skenario darurat untuk mengatasi potensi gagal panen dan krisis pangan. Bantuan logistik dan air bersih akan digulirkan bila kekeringan makin meluas.

Masyarakat diimbau tetap tenang namun waspada terhadap situasi yang berkembang. Informasi resmi hanya akan disampaikan melalui kanal resmi BNPB dan pemerintah daerah.