INFOTREN.ID - Artritis atau radang sendi adalah kondisi kesehatan yang ditandai dengan nyeri, bengkak, dan kaku pada persendian, mengganggu mobilitas harian. Meskipun dulunya dianggap hanya menyerang lansia, penyakit ini kini semakin banyak ditemukan pada kelompok usia produktif.
Peningkatan kasus pada usia muda ini disebabkan oleh pola hidup yang tidak sehat, obesitas, cedera sendi, serta minimnya aktivitas fisik. Jika diabaikan, artritis dapat berujung pada keterbatasan gerak, penurunan produktivitas, bahkan risiko kecacatan permanen.
Data Kementerian Kesehatan RI menunjukkan prevalensi osteoartritis di Indonesia mencapai sekitar 7–10% pada usia di atas 40 tahun. Fakta ini selaras dengan data global WHO yang mencatat lebih dari 350 juta orang di dunia hidup dengan kondisi artritis.
Menanggapi ancaman ini, Holywings Peduli mengambil inisiatif dengan menggelar Seminar Kesehatan tentang Artritis di Dragon Palembang. Mereka menghadirkan pakar, dr. Victoria Elizabeth, MARS, Head Medical Check Up dari Rumah Sakit Siloam Sriwijaya Palembang, sebagai narasumber utama.
"Artritis bisa menyerang siapa saja, tidak hanya lansia," jelas dr. Victoria Elizabeth saat memaparkan penyebab dan gejala. Dr Victoria menekankan pentingnya mengenali tanda-tanda awal seperti nyeri sendi yang menetap, kaku di pagi hari, atau bengkak yang tak kunjung hilang.
Dokter Victoria juga menyoroti bahwa aktivitas fisik yang rendah, cedera olahraga, hingga kebiasaan duduk terlalu lama sangat meningkatkan risiko peradangan sendi. Oleh karena itu, seminar ini mengupas pentingnya gaya hidup sehat, seperti menjaga berat badan ideal dan rutin melakukan olahraga ringan seperti berenang.
Dalam upaya nyata mendukung kesehatan, acara ini turut menyediakan pemeriksaan kesehatan gratis bagi peserta lansia. Rangkaian pengecekan meliputi pengukuran gula darah, kolesterol, dan tekanan darah, didukung oleh tim medis RS Siloam Sriwijaya Palembang.


