Infotren - Serangan jantung tidak hanya terjadi saat beraktivitas, tetapi juga bisa menyerang saat seseorang sedang tidur. Kondisi ini kerap datang tiba-tiba dan berisiko tinggi jika tidak segera ditangani.

Penyebab utama serangan jantung saat tidur adalah penyumbatan pembuluh darah akibat penumpukan plak kolesterol. Saat tubuh dalam keadaan istirahat, sirkulasi darah bisa melambat dan memicu tekanan pada jantung.

Gangguan irama jantung atau aritmia juga menjadi pemicu yang sering tidak disadari. Detak jantung yang tidak stabil saat tidur dapat menyebabkan gagal jantung mendadak.

Stres berlebih sebelum tidur serta konsumsi makanan tinggi lemak di malam hari turut memperbesar risiko. Kebiasaan merokok dan kurang olahraga juga memperparah kondisi kesehatan jantung.

Gejala yang muncul biasanya berupa sesak napas, nyeri di dada, hingga keluar keringat dingin saat tidur. Sayangnya, banyak orang tidak menyadari tanda-tanda tersebut dan menganggapnya mimpi buruk biasa.

iklan sidebar-1

Penting untuk rutin memeriksa tekanan darah dan kolesterol, terutama bagi yang memiliki riwayat penyakit jantung. Gaya hidup sehat dengan pola makan seimbang dan tidur cukup menjadi langkah pencegahan utama.

Kenali risiko dan gejala sejak dini agar serangan jantung tidak mengintai saat tubuh sedang beristirahat. Kesehatan jantung harus dijaga 24 jam, termasuk ketika kita tertidur pulas.