INFOTREN.ID - Perjuangan Nur Aini, guru ASN asal Pasuruan, kembali menyorot betapa beratnya tugas pendidik di pelosok.
Setiap hari ia menempuh jarak sekitar 57 km menuju SDN Mororejo II, Kecamatan Tosari, sebuah perjalanan yang dapat menyentuh hampir 100 km pulang-pergi.
Ceritanya viral setelah ia tampil dalam sebuah podcast Tiktok Cak Sholeh dan mengungkapkan kesulitan jarak yang ekstrem.
"Waktu datang ke sini, dia (Nur Aini) meminta agar dirinya dibantu untuk memviralkan nasibnya agar dapat pindah dekat rumahnya," ujar Cak Sholeh dilansir Kompas.com, Rabu (19/11/2025).
Perjalanan panjang itu bukan sekadar soal waktu dan jarak. Di baliknya ada keteguhan seorang guru yang tetap ingin mengabdi di tengah keterbatasan. Namun, viralnya cerita ini justru berujung situasi tak terduga: ancaman sanksi.
Respons Pemerintah: Penempatan Formasi dan Evaluasi Kinerja
SKANDAL K3 MENGGURITA: Pengacara Noel Beberkan Bukti Transfer Duit Haram ke 'Ibu Menteri'!
Bupati Pasuruan, Rusdi Sutejo, menegaskan bahwa penempatan sekolah adalah pilihan Nur Aini sendiri saat mendaftar CPNS.
Ia menyatakan, dikutip dari pemberitaan media lokal, bahwa ASN “harus memahami konsekuensi penempatan, termasuk jika jaraknya jauh dari rumah.”
Pemkab Pasuruan juga menyebut hasil evaluasi kinerja dua tahun terakhir Nur Aini dianggap tidak memenuhi ekspektasi, sehingga proses disiplin kini berjalan.


