Infotren.id - Penyanyi kondang Syahrini kembali jadi sorotan publik usai menghadiri Festival Film Cannes 2025 di Prancis. Tak hanya tampil glamor di red carpet bersama sang suami, Reino Barack, dan adiknya, Aisyahrani, ibu satu anak itu juga menerima penghargaan dari United Society Council melalui platform "Listento Herpol". Namun, penghargaan tersebut menuai tanda tanya besar dari publik.

Pasalnya, nama Syahrini selama ini lebih dikenal sebagai penyanyi dan selebritas hiburan tanah air, bukan sebagai pelaku atau tokoh perfilman. Banyak yang mempertanyakan relevansi pemberian penghargaan tersebut di ajang film internasional sekelas Kenes.

Menanggapi berbagai spekulasi yang beredar, presenter Ajeng Kamaratih akhirnya buka suara. Dalam pernyataannya, Ajeng membantah kabar yang menyebut bahwa Syahrini diundang oleh brand fashion Hermes. Ia menegaskan bahwa kehadiran Syahrini di festival tersebut adalah atas undangan dari UNESCO, yang merupakan mitra resmi United Society Council.

"Syahrini hadir bukan karena diundang oleh Hermes. Memang ada kedekatan dengan para petinggi Hermes, tapi undangan resminya datang dari UNESCO yang bermitra dengan United Society Council," jelas Ajeng.

Ajeng juga menjelaskan bahwa penghargaan yang diberikan kepada istri Reino Barack tersebut lebih menyoroti kiprah internasionalnya dalam mempromosikan budaya dan suara perempuan Asia melalui karya dan kehadirannya di panggung global. 

iklan sidebar-1

Platform "Listento Herpol" disebut-sebut menjadi medium yang menilai kontribusi tokoh publik dalam menyuarakan nilai-nilai inklusivitas dan representasi, terlepas dari latar belakang profesinya.

Kehadiranya di Cannes 2025 pun menuai respons beragam dari publik. Di satu sisi, ada yang bangga melihat penyanyi berjuluk "Inces" itu bisa bersanding dengan para tokoh dunia. Namun, tak sedikit pula yang menilai bahwa penghargaan tersebut terkesan tidak tepat sasaran karena minimnya kontribusi Syahrini dalam dunia perfilman.

Terlepas dari kontroversinya, momen ini kembali menegaskan eksistensi Syahrini sebagai figur publik yang tak pernah lepas dari sorotan, baik karena gayanya yang ikonik maupun langkah-langkahnya yang kerap menuai kejutan.***