Infotren - Universitas Negeri Semarang (UNNES) resmi membuka program studi baru di bidang Kedokteran Hewan mulai tahun akademik 2025/2026. Langkah ini menjadi bagian dari upaya pengembangan keilmuan serta pemenuhan kebutuhan tenaga dokter hewan di Indonesia.

Prodi Kedokteran Hewan UNNES telah mengantongi izin operasional dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. Dengan dukungan fasilitas laboratorium modern dan tenaga pengajar kompeten, program ini siap bersaing di tingkat nasional.

Pada tahap awal, UNNES membuka kuota penerimaan sebanyak 60 mahasiswa untuk angkatan perdana. Seleksi penerimaan dilakukan melalui jalur mandiri dan prestasi akademik dengan standar yang ketat.

Rektor UNNES menyatakan bahwa pembukaan prodi ini selaras dengan visi kampus sebagai universitas konservasi yang mendukung pembangunan berkelanjutan. Keberadaan dokter hewan sangat penting dalam menjaga kesehatan hewan, lingkungan, dan manusia.

Selain mendukung sektor peternakan, lulusan Kedokteran Hewan juga diharapkan mampu berkontribusi dalam bidang kesehatan masyarakat dan industri pangan. Prodi ini akan dibekali kurikulum berbasis kompetensi dan pengalaman klinis sejak dini.

iklan sidebar-1

UNNES juga telah menjalin kerja sama dengan berbagai instansi seperti dinas peternakan, rumah sakit hewan, dan lembaga riset. Hal ini untuk memastikan mahasiswa mendapat pengalaman lapangan yang relevan dan sesuai kebutuhan industri.

Dengan dibukanya prodi Kedokteran Hewan ini, UNNES memperkuat perannya sebagai perguruan tinggi negeri yang adaptif terhadap tantangan zaman. Kehadiran 60 mahasiswa baru di bidang ini menjadi langkah awal menuju pencetak dokter hewan andal dan profesional.