INFOTREN.ID - Makaffah Group membuktikan bahwa kesuksesan bisnis tidak hanya diukur dari profit semata. Perusahaan yang berbasis di Bandung ini justru tumbuh pesat karena menerapkan budaya berbagi yang tulus kepada karyawan.

Sukmawati Bachtiar, CEO dan Founder Makaffah Group, memulai bisnisnya dari keprihatinan terhadap nasib TKW Indonesia. Visi sosial ini menjadi DNA perusahaan dalam membangun setiap lini bisnisnya.

"Daripada mereka bekerja di luar negeri dan mengalami penyiksaan, kita buka lapangan pekerjaan yang layak di dalam negeri," tegas Sukmawati, dalam keterangannya, Kamis (18/9/2025). Prinsip ini menjadi fondasi dalam membangun model bisnis yang berkeadilan.

Yang menakjubkan, Makaffah Group tidak segan-segan membantu karyawan yang mengalami kesulitan finansial. Perusahaan bahkan pernah melunasi hutang seorang karyawan yang terlilit masalah keuangan.

"Bukan bermaksud riya, tapi sejak kecil saya ditanamkan untuk selalu peduli terhadap orang di sekeliling kita," ujar Sukmawati. Filosofi ini diwujudkan dalam berbagai bentuk perhatian konkret kepada karyawan.

iklan sidebar-1

Puncak apresiasi diberikan kepada Santi, karyawati yang telah mengabdi selama 10 tahun. Ia mendapat hadiah umroh gratis sebagai bentuk penghargaan atas dedikasinya.

"Saya sama sekali tidak menyangka akan secepat ini diberi kesempatan untuk berkunjung ke Baitullah," kata Santi dengan penuh syukur. Ia mengaku tidak mampu berangkat umroh dengan biaya sendiri.

Kejutan ini bukan sekadar program insidental, tetapi bagian dari budaya perusahaan yang peduli. Makaffah Group percaya bahwa kesejahteraan karyawan adalah investasi terbaik untuk pertumbuhan bisnis berkelanjutan.

Ke depan, Sukmawati berencana memperluas program pemberdayaan dengan beasiswa pendidikan dan pelatihan gratis. Semua ini membuktikan bahwa bisnis yang berhati mampu menciptakan dampak sosial yang nyata.