INFOTREN.ID - Sebuah serangan udara yang dilakukan oleh dua drone Rusia menghantam dua rangkaian kereta di stasiun Shostka, wilayah Sumy, Ukraina utara, pada Sabtu (5/10/2025).
Insiden tragis ini menyebabkan satu korban jiwa dan melukai sekitar 30 orang lainnya.
Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy mengecam serangan tersebut, menyebutnya sebagai aksi brutal yang secara terang-terangan menyasar warga sipil.
"Serangan drone Rusia yang brutal terhadap stasiun kereta api di Shostka, wilayah Sumy," tulis Zelenskyy di Telegram, seraya membagikan video gerbong penumpang yang terbakar dan hancur dilansir dari Reuters.
Menteri Luar Negeri Ukraina, Andrii Sybiha, secara tegas menuduh Rusia melancarkan dua serangan yang disengaja terhadap kereta penumpang.
"Ini adalah salah satu taktik Rusia paling brutal," ujarnya dalam pernyataan resmi dikutip dari The Guardian.
SKANDAL K3 MENGGURITA: Pengacara Noel Beberkan Bukti Transfer Duit Haram ke 'Ibu Menteri'!
Gubernur Sumy, Oleh Hryhorov, menyampaikan bahwa delapan korban luka telah dibawa ke rumah sakit terdekat untuk perawatan intensif.
Lebih lanjut, Zelenskyy menyatakan bahwa Rusia tidak mungkin tidak mengetahui bahwa mereka menargetkan warga sipil.
"Ini adalah terorisme, yang dunia tidak punya hak untuk mengabaikannya," tegasnya.


