Putusan hakim federal menghentikan pengiriman Garda Nasional atas perintah Donald Trump ke Oregon, memicu konflik terbuka antara pemerintah pusat dan negara bagian Demokrat.

INFOTREN.ID - Ketegangan politik antara pemerintah federal dan negara bagian kembali mencuat setelah Hakim Distrik AS, Karin Immergut memblokir rencana mantan Presiden Donald Trump untuk mengirim pasukan Garda Nasional ke Portland, Oregon.

Putusan ini menambah lapisan baru pada konflik yang telah lama membara antara Trump dan pemimpin-pemimpin Demokrat di negara bagian barat AS.

Karin Immergut yang ironisnya ditunjuk oleh Trump sendiri selama masa jabatan pertamanya menilai bahwa tidak ada urgensi keamanan yang cukup kuat untuk membenarkan pengerahan militer ke Portland.

Ia menyatakan bahwa langkah tersebut justru melanggar keputusan pengadilan yang dikeluarkan sehari sebelumnya, yang melarang pengerahan 200 pasukan Garda Nasional Oregon untuk tujuan yang sama.

iklan sidebar-1

Pemerintahan Trump mencoba berkelit dari larangan itu dengan menyatakan bahwa mereka akan mengirim pasukan dari negara bagian lain seperti California dan Texas yang telah difederalisasi sejak awal bulan Juni. 

Namun hakim menanggapi argumen itu sebagai "permainan retorika" yang menghindari substansi dari larangan yang telah dikeluarkan.

“Bagaimana mungkin membawa Garda Nasional yang telah difederalisasi dari California tidak secara langsung bertentangan dengan keputusan yang saya keluarkan kemarin?” tanya Immergut dalam sidang darurat pada Minggu malam dilansir dari Reuters (6/10/2025)

Sementara itu, pengacara negara bagian Oregon, Scott Kennedy, menuding manuver ini sebagai bentuk penghindaran hukum yang mencederai semangat otonomi negara bagian dan memperburuk ketegangan antara pusat dan daerah.