Infotren - Belakangan ini, teknik Japanese walking tengah viral sebagai metode jalan kaki yang diklaim lebih efisien dibanding jalan 10.000 langkah per hari. Metode ini menarik perhatian pecinta gaya hidup sehat karena dianggap mampu membakar kalori lebih cepat.

Teknik Japanese walking menekankan postur tubuh tegak, tarikan perut ke dalam, serta langkah yang mantap dan ritmis. Fokus utamanya bukan pada jumlah langkah, melainkan kualitas dan kesadaran saat berjalan.

Menurut sejumlah pakar kebugaran Jepang, teknik ini mampu mengaktifkan otot inti tubuh lebih efektif daripada jalan santai biasa. Bahkan dalam waktu 15 menit, kalori yang terbakar diklaim bisa setara dengan berjalan biasa selama 30 menit.

Dibanding target 10.000 langkah yang populer, Japanese walking disebut lebih realistis dan tidak memaksa. Banyak orang merasa lebih nyaman menerapkan teknik ini karena lebih mudah disisipkan ke dalam rutinitas harian.

Namun, pakar kesehatan tetap mengingatkan bahwa konsistensi dan intensitas adalah kunci utama keberhasilan olahraga apapun. Jalan 10.000 langkah pun tetap bermanfaat selama dilakukan secara teratur dan dengan postur yang benar.

iklan sidebar-1

Penelitian ilmiah mengenai Japanese walking masih terbatas dan memerlukan studi jangka panjang. Meski demikian, pendekatan ini bisa menjadi alternatif menarik bagi mereka yang mencari cara olahraga yang efisien dan minim alat.

Intinya, baik jalan 10.000 langkah maupun Japanese walking, keduanya membawa manfaat bagi tubuh. Pilihan terbaik adalah yang sesuai dengan kondisi fisik, gaya hidup, dan mampu dijalani secara konsisten.