INFOTREN.ID - Malam kelam menyelimuti langit Louisville, Amerika Serikat, saat pesawat kargo United Parcel Service (UPS) jenis McDonnell Douglas MD-11 jatuh dan terbakar di Bandara Internasional Louisville Muhammad Ali di Kentucky pada Selasa malam waktu setempat.
Sedikitnya 12 orang tewas, termasuk tiga awak pesawat, dalam tragedi yang mengguncang dunia penerbangan kargo internasional.
Pesawat yang sedang menuju Honolulu itu tergelincir sesaat setelah lepas landas, menabrak pagar bandara, dan menghantam sejumlah bangunan di kawasan industri di luar area bandara, memicu ledakan dahsyat dan kebakaran besar.
“Sambaran api besar terlihat di sekitar sayap kiri pesawat, dan salah satu dari tiga mesinnya terlepas saat jet berbadan lebar itu meluncur di landasan,” kata Todd Inman, anggota National Transportation Safety Board (NTSB), dikutip dari Reuters (5/11).
Kawasan Industri Jadi Lautan Api
Tim penyelamat bekerja sepanjang malam memadamkan kobaran api dan mengevakuasi korban dari kawasan industri yang hancur.
SKANDAL K3 MENGGURITA: Pengacara Noel Beberkan Bukti Transfer Duit Haram ke 'Ibu Menteri'!
Walikota Louisville, Craig Greenberg, menegaskan, “Jumlah korban tewas naik menjadi 12, dengan beberapa individu masih belum ditemukan.”
Kebakaran hebat menyebabkan puing-puing tersebar hingga 800 meter, membakar fasilitas daur ulang minyak di sekitar lokasi dan mengakibatkan serangkaian ledakan tambahan.
Pemerintah negara bagian Kentucky menetapkan status darurat guna mempercepat bantuan tanggap bencana.


