INFOREN.ID - Sebuah insiden berdarah terjadi di halaman Gereja GIDI Siloam, Distrik Dekai, Yahukimo, Papua Pegunungan, pada Selasa malam, 14 Oktober 2025.

Seorang sopir bernama Bahar bin Saleh (55), warga asal Makassar yang sedang membantu persiapan peresmian gereja, tewas ditikam secara brutal oleh pelaku tak dikenal yang diduga merupakan anggota Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB).

Peristiwa ini menyisakan duka dan tanya: mengapa tempat ibadah bisa menjadi lokasi pembunuhan keji?

Apa yang memicu pelaku melakukan aksi tersebut, bahkan setelah ada tokoh adat yang mencoba menghentikannya?

Detik-detik Penikaman: “Jangan, Saya Kepala Suku!” Diserang di Pintu Masuk Gereja

iklan sidebar-1

Menurut informasi dari Satgas Damai Cartenz, peristiwa terjadi sekitar pukul 20.05 WIT. Bahar yang sedang berada di area halaman gereja, tiba-tiba diserang dari arah pintu masuk.

“Korban tiba-tiba diserang dari arah jalan masuk,” kata Brigjen Pol Faizal Ramadhani, Kaops Damai Cartenz dilansir dari Cendrawasih Pos (17/10/2025)

“Meski sempat melarikan diri ke dalam gereja, pelaku terus mengejar dan melakukan penikaman hingga korban tersungkur,” tambahnya.

Intervensi Kepala Suku Tak Membuahkan Hasil