INFOTREN.ID - Di sudut kampus Unismuh Makassar, tergurat impian yang dipahat tanpa lelah. Dr. Ir. Muhammad Syarif, dari Fakultas Teknik melangkah kecil demi kecil menuju ruang prestasi.

Ia mendapatkan skor tertinggi dari 804 dosen, dengan skor fantastis 605 di Sinta 3YR dan 1.801 di Sinta Overall.

H‑Index lima di Scopus, lima di Web of Science, tujuh di Google Scholar, angka‑angka ini bukan sekadar statistik belaka, melainkan gema kerja keras yang menggetarkan malam dan lembur riset.

Detak Penelitian dan Publikasi: Alunan Prestasi
Setiap artikel terindeks Scopus adalah jejak kaki di jalan ilmiah; setiap buku nasional maupun internasional adalah pelita yang menerangi cakrawala pengetahuan.

Dilansir dari laman resmi Unismuh, hingga akhir 2024, Syarif telah menghasilkan 19 artikel Scopus dan 27 buku internasional  nasional.

iklan sidebar-1

ak berhenti di situ, gaya kepemimpinannya menjangkau advokasi dan etika keinsinyuran, berbicara dalam forum hukum pidana, aktif sebagai narasumber webinar semua dijalin menjadi satu anyaman prestasi yang utuh.

Mengapa Prestasi Ini Penting?
Prestasi seperti ini bukan sekadar mahkota pribadi, melainkan mercusuar kampus riset yang bereputasi internasional.

Bila satu pohon menumbuhkan buah, satu universitas menumbuhkan legiun peneliti dan pemikir.

Data konkret: H‑Index, artikel, buku, semuanya menjadi indikator bahwa kualitas riset Unismuh tak lagi hanya angan-angan, melainkan kenyataan yang menyala.