Kabupaten Sumenep, Madura, tengah bersiap menyambut ajang bergengsi Kerapan Sapi Piala Presiden 2025. Event tahunan yang sarat budaya ini akan kembali digelar dengan skala nasional yang lebih meriah.

Pemerintah Kabupaten Sumenep telah melakukan koordinasi intensif untuk memastikan kesiapan infrastruktur dan keamanan. Persiapan ini mencakup perbaikan arena, logistik, hingga promosi wisata budaya.

Kerapan sapi bukan sekadar perlombaan adu cepat dua ekor sapi, melainkan simbol kehormatan dan warisan budaya leluhur Madura. Oleh karena itu, perhelatan ini mendapat dukungan penuh dari masyarakat dan tokoh adat setempat.

Bupati Sumenep menegaskan bahwa tahun ini akan ada peningkatan kualitas penyelenggaraan agar menarik wisatawan domestik maupun mancanegara. Pemerintah daerah juga menggandeng Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif untuk memperluas jangkauan promosi.

Ajang ini akan menjadi panggung bagi para joki dan peternak sapi terbaik se-Madura untuk unjuk gigi. Mereka mempersiapkan diri secara serius karena piala presiden menjadi simbol supremasi tertinggi dalam tradisi kerapan sapi.

iklan sidebar-1

Selain balapan, acara ini juga akan dimeriahkan dengan berbagai atraksi seni budaya khas Madura. Tujuannya adalah untuk memperkaya pengalaman pengunjung dan memperkuat identitas lokal.

Dengan berbagai inovasi dan kolaborasi lintas sektor, Kerapan Sapi Piala Presiden 2025 di Sumenep diprediksi akan menjadi magnet wisata yang mendongkrak ekonomi daerah. Seluruh mata akan tertuju ke Madura sebagai pusat budaya yang autentik dan penuh semangat.